Senin, 28 Mei 2012 | 14:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Dana Kampanye Akan Tak Terkontrol
Oleh: Agus Priatna
web - Selasa, 29 Juli 2008 | 07:55 WIB
INILAH.COM - Dana kampenye ilegal pada Pemilu 2009 diperkirakan akan semakin tidak terkontrol. Seharusnya KPU menjadikan Pemilu 2004 sebagai pembelajaran untuk mengantisipasi adanya dana-dana kampanye ilegal.

Hal itu diungkapkan pengamat politik Topo Santoso, usai acara Workshop Pendidikan Pemilih di Hotel Ibis Arcadia, Jakarta, Senin (28/7). Tidak adanya pengaturan dana kampanye dalam Pemiu 2009, menurutnya, akan menyebabkan tidak lebih baiknya pelaksanaan kampanye dari Pemilu 2004.

Karena itu, Topo memastikan, dalam proses kampanye parpol saat ini, dana kampenye ilegal semakin tidak terkontrol. Sehingga pengeluaran dan pemasukan dalam proses kampanye tidak terdeteksi.

"Tidak ada yang bisa mengkontrol dana pemasukan dan pengeluaran kampanye partai politik," ujar Topo yang pernah menjabat sebagai Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) pada Pemilu 2004.

Menurutnya, proses kampanye nantinya akan beraneka ragam, seperti berbentuk olahraga, gerak jalan, hingga istigasah, "Saya kira, sudah seharusnya KPU banyak belajar dari Pemilu lalu dan coba mengantisipasinya dalam Pemilu tahun ini, tambahnya. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.