inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Data Ekonomi AS Picu Bursa Asia Naik

Headline
istimewa
Oleh: Vina Ramitha
Jumat, 19 Maret 2010 | 20:40 WIB
INILAH.COM, Tokyo Bursa Asia kembali berada di zona hijau, setelah membaiknya data tenaga kerja dan manufaktur AS. Indeks MSCI Asia Pasifik (APAC) menutup pekan kenaikan keempatnya, dengan naik 0,6%.

Indeks MSCI APAC pada perdagangan Jumat (19/3) ditutup naik 0,6% ke 125,07 dengan rasio dua saham naik untuk satu yang turun. Saham-saham di kawasan ini rally selama enam pekan terakhir, akibat kekhawatiran pengetatan likuiditas. Indeks juga terbantu laporan keuangan beberapa perusahaan yang lebih baik dari ekspektasi.

Analis Daiwa Asset Management Co. di Tokyo, Yoshinori Nagano mengatakan, perekonomian dan earning global dalam fase pemulihan. Menurutnya, pengetatan likuiditas sebenarnya bukan sesuatu yang harus dikhawatirkan pasar. Pemerintah bisa mulai pertimbangkan mengakhiri stimulus karena perekonomian membaik, katanya kepada Bloomberg, Jumat (19/3).

MSCI APAC telah naik 9,5% dari level terendahnya pada 8 Februari lalu, bersamaan dengan membaiknya sejumlah data perekonomian AS. Selain pernyataan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy untuk membantu Yunani keluar dari masalah defisit anggaran. PER telah naik 18,9 kali dari 18 kali yang merupakan PER ketika indeks berada di titik terendahnya pada Februari lalu.

Indeks Nikkei menguat 0,8% dan menjadi kenaikan tertinggi di antara bursa Asia Pasifik. Indeks komposit Shanghai naik 0,7%. Sejumlah korporasi yang mayoritas penjualannya di pasar Amerika, mencatat kenaikan yang cukup tinggi dalam penutupan akhir pekan ini.

Seperti Sony Corp., yang membuat televisi Bravia dan konsol game PlayStation 3, naik 2,6% ke 3.520 yen. Perusahaan tersebut memperoleh 25% pemasukannya dari AS. Demikian pula pabrikan otomotif Jepang, Honda Motor Co. yang 44% penjualannya di Amerika Utara, naik 1,9%.

Produsen komputer industri yang lebih dari 30% penjualannya untuk pasar Amerika Utara, Advantech Co., naik 4,6% di bursa Taipei. Demikian pula produsen otomotif terbesar kedua di Korea Selatan, Kia Motors Corp., naik 4,2% menyusul rencana menaikkan kapasitas produksinya di Eropa.

Manajer Ekuitas Nikko Cordial Securities Inc., Hiroichi Nishi mengatakan, perekonomian AS dan dunia terus membaik. Pasar berharap earning korporasi juga terus meningkat, katanya.

Beberapa saham lainnya yang juga menguat adalah produsen kamera terbesar dunia, Canon Inc., yang naik 2,4% dan produsen otomotif terbesar kedua Jepang, Honda, yang naik 1,9%. Demikian pula Neosemitech Corp., produsen sel solar di Korsel naik 7,9% setelah pemerintah meminta para produsen energi terus mengupayakan daya yang dapat diperbarui.

Di Hong Kong, saham Aluminum Corp. of China Ltd., produsen logam ringan terbesar China, naik 5,5% setelah induk perusahaaan setuju membeli saham tambang bijih besi di Afrika. Ini adalah kenaikan terbesar untuk indeks Hang Seng di Hong Kong.

Sementara salah satu saham yang terkoreksi hari ini adalah Mitsui Fudosan Co. Emiten ini melemah 1,8% dan memimpin penurunan sektor developer Jepang. Pasalnya, harga tanah di Negeri Sakura saat ini turun ke level terendah untuk 36 tahun terakhir. Sedangkan developer terbesar kedua Jepang, Mitsubishi Estate Co., juga ikut melemah hingga 2%. [ast/mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.