inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pasar Domestik Semen Diprediksi Naik 6%

Headline
inilah.com
Oleh: Agustina Melani
Jumat, 19 Maret 2010 | 16:33 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Permintaan pasar domestik semen diprediksikan akan tumbuh sekitar 6%.

Pertumbuhan itu memperhatikan kuatnya permintaan pasar domestik. "Full year permintaan domestik atau nasional semen akan tumbuh 6%, suku bunga rendah dan kebutuhan rumah tinggi menjadi faktor pertumbuhan properti" kata Direktur Keuangan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) Christian Kartawidja pada Jumat (19/3).

Seperti diketahui, pertumbuhan pasar domestik semen akan didukung dari inflasi rendah, tingkat suku bunga pinjaman dan stabilnya mata uang rupiah sebagai sentimen positif untuk menggerakkan aktivitas konstruksi dan properti.

Indonesia membutuhkan setidaknya 800 ribu ton semen per tahun untuk mencukupi kebutuhan permintaan rumah akibat pertumbuhan populasi sebesar 4 juta orang per tahun.

Christian mengatakan, tren pasar perumahan yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan proyek infrastruktur atau bangunan bertingkat tinggi masih berlangsung pada 2010. "Tapi proporsi dari semen curah yang
lebih tinggi sekitar 25% hingga 30% diperkirakan terjadi apabila proyek infrastruktur dilaksanakan secara intensif oleh pemerintah," tambah Christian.

Selain itu, penguatan rupiah sangat membantu struktur biaya produksi semen, di mana 60% dari total biaya produksi adalah ekuivalen dolar AS.

Christian mengharapkan, pasar domestik INTP bisa tumbuh lebih tinggi dari pertumbuhan pasar domestik untuk industri sekitar 6%. Diharapkan market share INTP sekitar 30% hingga 35% pada 2010. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.