Selasa, 29 Mei 2012 | 01:00 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pemuda NU Tolak Pencalonan Hasyim Jadi Rois Am NU
Headline
Oleh: Raden Trimutia Hatta
web - Jumat, 19 Maret 2010 | 17:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pencalonan KH Hasyim Muzadi sebagai Rois Am NU mendapat penolakan. Sebab, selama menjadi Ketua Umum PBNU, Hasyim dinilai membawa NU dalam politik praktis.

Penolakan atas Hasyim dilakukan Kaum Muda NU dengan berdemo di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta, Jumat (19/3).

Para pemuda yang mengenakan baju koko putih ini berjumlah sekitar 100 orang berusaha masuk ke dalam halaman Gedung PBNU, namun dihalau satpam. Akhirnya massa menggelar demo di depan gerbang PBNU dengan membawa bendera NU.

Koordinator demo, Anas Syarifudin menyatakan, Hasyim telah membawa NU masuk ke dalam politik praktis. Hal ini menurunkan kepercayaan dari warganya. "Kami dari kaum muda minta agar Hasyim tidak dicalonkan lagi menjadi Rois Am NU yang akan datang demi kejayaan NU di masa depan," kata Anas.

Anas menyatakan, keterlibatan NU dalam politik praktis merupakan sandungan dan pengingkaran dari muktamar NU pada tahun 1984. Agenda muktamar tidak layak dicampuri politik.

Anas juga mengatakan, selama kepemimpinan Hasyim Muzadi, NU lebih terlihat dalam politik yang sangat praktis dan pragmatis. "Ini ditakutkan akan menurunkan kepercayaan warga terhadap organisasi Islam terbesar ini," ujarnya.

Sempat terjadi aksi dorong-dorong pagar, dan terjadi ketegangan antara massa dengan salah seorang dari dalam gedung yang sempat memarahi massa. Tak terima, massa pun mencaci maki pria yang mengenakan baju koko dan peci tersebut. Tidak jelas apa maksud dari pria yang identitasnya tidak diketahui. "Hati-hati provokasi," teriak massa. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.