INILAH.COM, Jakarta Dewan Pengawas Kontrol Kualitas China mengatakan dalam sebuah investigasi, beberapa laptop Hewlett-Packard memiliki cacat dan mengabaikan regulasi proteksi China.
Badan Umum Administrasi dalam Supervisi Kualitas, Inspeksi dan Karantina Chioa mengatakan dalam pernyataannya di situs www.aqsiq.gov.cn bahwa setelah adanya komplain konsumen, ditemukan beberapa model yang kartu video dan tampilan layarnya cacat.
Kartu video yang cacat menyebabkan panas berlebihan, tabrakan sistem komputer dan layar hitam di beberapa produk HP Pavilion DV2000 dan laptop Compaq Presario v3000. Enam model termasuk HP 541 juga memiliki masalah dengan layar.
Namun dalam pernyataan tersebut tidak mengatakan seberapa banyak komputer terpengaruh secara keseluruhan.
HP mengatakan pada Jumat (19/03) bahwa mereka memperhatikan laporan Dewan Pengawas tersebut.
HP mengetahui temuan AQSIQ. Kami sedang bekerja dalam aksi detil untuk memastikan semua poin yang dialamatkan dan akan mempublikasikan penjelasan rencana tersebut dalam waktu dekat, ujar HP program Costumer Care yang mengatakan juga akan memperhatikan kebutuhan konsumen.
Dewan Pengawas China dalam laporannya juga menyebutkan bahwa dalam menangani komplain, HP mengabaikan peraturan untuk melindungi konsumen dengan tiga garansi yakni pengembalian, penggantian atau perbaikan.
Sebanyak 170 orang telah mengisi komplain atas cacat yang ada di dalam laptop HP, dengan pengacara mereka mengatakan bahwa masalah tersebut sama dengan kejadian di masa lampau pada tahun 2007. Kasus tersebut memicu investigasi kualitas.
Grup yang mengisi komplain khusus tersebut menginginkan pemerintah menginvestigasi dan meminta HP menarik kembali seluruh laptop cacatnya yang ada di China, tetapi laporan Dewan Pengawas tidak memenuhi hal tersebut.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !