INILAH.COM,Milan - Pelatih AC Milan, Carlo Ancelotti, merasa senang melepaskan Ronaldinho tampil memperkuat tim nasional Brasil di Olimpiade Beijing 2008. Ia merasa tidak rugi memberi kesempatan Ronaldinho tampil di pesta olahraga dunia empat tahun sekali itu.
"Jujur saja, setelah melihat Ronaldinho jarang main selama setahun terakhir, pergi ke olimpiade bisa digunakannya untuk mengembangkan kemampuannya lagi. Ia belum seratus persen fit saat tiba di Milanello. Jadi tampil di olimpiade bisa membuatnya menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya," ujar Ancelotti seperti dikutip website resmi AC Milan, Rabu (29/7).
Ancelotti bukan hanya melepaskan Ronaldinho yang baru direkrut dari Barcelona ke Olimpiade Beijing, tapi juga memberi kesempatan serupa pada striker muda Brasil, Alexandre Pato. Sehingga, Pato dan Ronaldinho bakal menjadi partner di tim olimpiade Brasil kali ini.
"Lebih jauh lagi, Ronaldinho dan Pato belum pernah main bareng sebelumnya. Sehingga main bersama di olimpiade bisa membantu mereka menemukan saling pengertian di lapangan," tambah Ancelotti.
Ronaldinho (28) digaet dari Barcelona awal bulan Juli ini. Ia diplot buat jadi pasangan Pato (18) di lini depan AC Milan musim 2008/2009 ini. Selain itu, mantan pemain terbaik dunia dua kali itu juga bisa berduet dengan striker asal Brasil satu lagi, Kaka. Trio bintang Brasil ini sangat diandalkan oleh Ancelotti buat membawa skuad Rossonerri berjaya di kompetisi Serie A Liga Italia dan Piala UEFA musim ini.
Sayangnya, Milan musim ini tidak bisa berlaga di ajang bergengsi Liga Champions Eropa karena musim lalu mereka hanya menempati peringkat lima klasemen akhir Serie A. Walau demikian, kubu Rossonerri bertekad memperbaiki prestasi di kompetisi lokal dan Piala UEFA buat menebus kegagalan musim lalu. Dan kehadiran Ronaldinho dianggap sangat tepat waktu. [Geovaldi]