inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Menperin Akui Pasokan Gas ke Industri Kurang

Headline
MS. Hidayat - inilah.com
Oleh: Rosdianah Dewi
Sabtu, 20 Maret 2010 | 10:00 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Jatah pasokan gas ke sektor industri sebanyak 369 MMCFD dirasa kurang. Idealnya pasokan gas bagi sektor industri sebesar 460 MMSCFD.

"Jadi untuk 369 MMSCFD ini saya inginnya, volume penggunaannya seperti tahun 2008 yakni 460 MMSCFD," ujar Menteri Perindustrian, MS. Hidayat usai mengikuti rakor perekonomian di Kantor Menteri Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (19/3) malam.

Sayangnya, usulan tersebut tidak setujui oleh Pemerintah. Pemerintah tidak akan menambah pasokan gas bagi sektor industri paling tidak hingga akhir tahun ini. Dengan demikian, kata Hidayat, sektor industri akan melakukan efisiensi pengunaan gas. Pasalnya pemerintah hanya menyediakan pasokan gas sebanyak 369 MMSCFD hingga akhir tahun ini.

Meski demikian, dia memastikan PT PGN sudah positif menyatakan tidak jadi memangkas pasokan gas kepada industri sebesar 20%. Hal itu telah disepakati akan dituangkan dalam kontrak pembelian gas baru dengan industri nasional yang telah disiapkan PGN terhitung per 1 April 2010 mendatang.

Sementara itu, dia belum bisa memastikan pengenaan kenaikan tarif surcharge sebesar 300% yang rencananya akan dihilangkan dalam kontrak pembelian gas. Pasalnya, hal itu juga menjadi solusi PGN untuk membatasi pasokan gas mereka yang saat ini bisa dibilang pas-pasan.

Terkait hal itu, lanjutnya, pihaknya juga masih akan membicarakan masalah tersebut dengan PGN dan para industri. Dia juga mengimbau untuk tidak membawa persoalan ini hingga ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). "Nanti kami akan meminta PGN untuk tidak usah mengenakan tarif surcharge dan menawarkan alternatif solusi kesepakatan tertulis pembatasan pemakaian," ujarnya. [cms][[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.