inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Kinerja Panitia Lokal Muktamar NU Belum Maksimal

Headline
KH Hasyim Muzadi - inilah.com
Oleh: Suriani
Sabtu, 20 Maret 2010 | 01:41 WIB
INILAH.COM, Makassar - Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi mengeluhkan kinerja panitia lokal yang belum memaksimalkan persiapan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-32 di Makassar. Hingga H-4 pembukaan, baliho dan atribut NU belum terpasang seluruhnya.

Kepada panitia yang mengikuti rapat pemantapan persiapan muktamar di sekertariat PWNU Sulsel, Kamis (19/3) malam ia melontarkan kritikannya. Utamanya tentang baliho-baliho sebagai petunjuk akan diadakan muktamar di Makassar.

"Yang datang kan bukan hanya peserta dari dalam negeri, tetapi juga para mufti, duta besar negara-negara Islam dan non Islam jadi harus ada baliho ucapan selamat datang dalam tiga bahasa, Indonesia, Inggris dan Arab," tegasnya.

Muktamar NU akan dibuka Presiden SBY di Gedung Celebes Convention Center (CCC) Jl Tanjung Bunga, Selasa 23 Maret 2010, sekitar 30 kilometer dari asrama haji Sudiang. Dari pantauan INILAH.COM, hingga Jumat (19/3) petang ini di areal CCC nyaris tak ada tanda-tanda akan digelar perhelatan ormas terbesar di Indonesia ini.

Yang tampak hanya empat buah spanduk ukuran 1x5 meter dengan tulisan Muktamar NU dan gambar pendiri NU dan Ketua Umum dan Sekertarisnya Muhaimin Iskandar dan Lukman Edy. Spanduk ini terpasang di luar pagar halaman CCC.

Sementara, bendera NU dan atribut lainnya juga tak tampak mulai dari pintu gerbang Jl Tanjung Bunga hingga di halaman CCC. Hanya ada umbul-umbul milik proyek Tanjung Bunga. Kondisi ini berbeda jauh dengan di bandara Sultan Hasanuddin, baliho berukuran besar dan bendera NU di sepanjang Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Urip Sumoharjo dengan jarak sekitar 20 kilometer dipenuhi dengan bendera hijau NU.

Padahal, dalam rapat panitia muktamar pada Kamis (18/3) malam, Hasyim telah mewanti-wanti panitia untuk membereskan pemasangan sapanduk, baliho serta atribut NU lainnya paling lambat tanggal 20 Maret besok. Termasuk spanduk Muhaimin dan Lukman Edy juga harus diturunkan.

"Semua spanduk, sebelum tanggal 20 harus sudah terpasang. Dari bandara harus ada publikasi. Tidak boleh ada spanduk parpol dalam areal Muktamar, NU kan milik semua ummat," tandas Muzadi. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.