Selasa, 29 Mei 2012 | 01:04 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Lily Wahid Serukan Muktamar PKB
Headline
Lily Wahid - inilah.com
Oleh:
web - Sabtu, 20 Maret 2010 | 03:54 WIB
INILAHG.COM, Jakarta - Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) MPR/DPR Lili Wahid mengemukakan, PKB perlu segera menyelenggarakan muktamar, karena sesuai hasil muktamar Semarang (Jawa Tengah) tahun 2005, kepengurusan yang ada saat ini semestinya berlangsung hingga 2010.

"Kementerian Hukum dan Ham juga pernah menerbitkan SK No.67 mengenai legalitas susunan kepengurusan DPP PKB hingga tahun 2010, bukan tahun 2013," kata Lili kepada pers di Jakarta, Sabtu (19/3).

Ia mengatakan, desakan agar PKB segera menyelenggarakan muktamar juga sesuai dengan keputusan sela PN Jakarta Pusat yang sedang menyidangkan gugatan terhadap Muktamar Luar Biasa (MLB) Ancol yang mengukuhkan kepemimpinan Muhaimin Iskandar.

Ia mengemukakan, keinginan agar PKB menyelenggarakan muktamar pada 2013 didasarkan pada hasil muktamar PKB di Ancol. Padahal sebelumnya sudah ditetapkan dalam muktamar di Semarang bahwa kepengurusan DPP PKB berlangsung hingga 2010 dan keputusan itu sudah diakui Kementerian Hukum dan HAM melalui SK No. 67 tahun 2005.

Lili pada Jumat (19/3) menjadi saksi dalam sidang gugatan di PN Jakarta Pusat. Dalam putusan selanya, PN Jakarta Pusat memenangkan pihak Gus Dur.

Dengan keputusan sela tersebut, kata Lili yang didampingi Ketua Tim Hukum DPP PKB Ikhsan Abdullah, Muhaimin Iskandar sebaiknya tidak mengeluarkan keputusan strategis bagi partai hingga ada keputusan hukum yang berkekuatan tetap. Misalnya, mengganti kepengurusan, melakukan pergantian antarwaktu (PAW) anggota legislatif serta mengusulkan calon PKB untuk ikut pemilihan umum kepala daerah (pilkada).

Setelah adanya keputusan sela, PN Jakarta Pusat kini menguji keabsahan Muktamar Luar Biasa (MLB) DPP PKB Ancol yang menetapkan Muhaimin sebagai ketua umum dewan tanfidz. Dalam muktamar di Semarang, ketua dewan tanfidz dijabat Muhaimin, sekjen Lukman Edi dan Ketua Dewan Syuro KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan masa kepengurusan hingga 2010.

"Kalau muktamar tetap diselenggarakan pada 2013, PKB tidak akan bisa melakukan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2014," katanya.

Menurut Lili, dengan tidak mengeluarkan keputusan strategis, sebenarnya merupakan waktu yang tepat bagi Muhaimin untuk melakukan islah (rekonsiliasi) dengan seluruh unsur di inetrnal PKB. "Islah itu sudah sangat mendesak untuk menghadapi agenda politik mendatang," ujarnya.

Sebagai satu-satunya anggota Fraksi PKB yang memilih opsi C, Lili Wahid bersama Misbakhun (PKS) telah mendapat Century Award dari konstituennya di Pasuruan (Jawa Timur). "Mungkin ada pihak yang menganggap itu bukan apa-apa. Tetapi bagi saya, ini sebagai bentuk ketulusan. Itu yang sangat saya hargai," tandas Lily. [*/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.