inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Tak Mau Bagi Uang, Napi Koruptor Dikeroyok

Headline
ilustrasi
Oleh:
Sabtu, 20 Maret 2010 | 06:50 WIB
INILAH.COM, Cirebon - Narapidana kasus korupsi PT KAI Daops III Cirebon, dikeroyok sesama napi. Ini terjadi setelah beberapa hari dia dibui.

Toton Robianti, mantan Kepala Koperasi Wanayatra PT KAI Daops III ditahan karena kasus korupsi di rutan Cirebon, kemarin.

Lelaki berusia 46 tahun itu babak belur dihajar lima napi rutan tersebut. Kejadian berlangsung sekitar pukul 06.00, saat Toton menunggu jatah sarapan pagi.

Ketika petugas masuk ke kamarnya untuk memberikan jatah makan, tiba-tiba beberapa napi ikut masuk ke kamar Toton.

Para napi itu memaki Toton dengan kata-kata kasar. Karena tidak terima, Toton sempat terlibat adu mulut dengan mereka.

Tapi, para pelaku, yang dua di antara mereka diketahui bernama Martin yang terlibat kasus narkoba dan Sambeng, napi kasus pencurian dengan kekerasan, langsung mengeroyok dan menganiaya Toton.

Aksi pengeroyokan itu berhenti setelah beberapa petugas rutan datang melerai. Toton mengalami luka bekas pukulan di wajahnya. Pinggangnya diduga juga ditendang para pelaku.

Robana, rekan sekamar Toton, mendengar pelaku memerintahnya. ''Tiba-tiba mereka langsung memukulinya. Saya dan beberapa orang lain berusaha menghentikan pengeroyokan tersebut. Tapi, kami hampir terkena pukulan juga,'' ujarnya.

Kepala Rutan Kelas 1 Cirebon Zaenal Arifin membenarkan bahwa telah terjadi penganiayaan dan pengeroyokan tersebut. Berdasar informasi sementara, aksi itu terjadi saat kedua pelaku mau minta uang Rp 20 ribu dan tidak ditanggapi Toton.[*/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.