Selasa, 29 Mei 2012 | 01:06 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Mantri Fauzi Belikan Dulmatin 3 Motor
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh:
web - Sabtu, 20 Maret 2010 | 11:06 WIB
INILAH.COM, Pamulang - Rekonstruksi adegan dilakukan polisi di rumah mantri Fauzi di Gang Asem, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat malam (19/3).

Dalam rekonstruksi itu, ada 16 adegan yang digelar. Tapi, hanya tiga adegan saja yang diperlihatkan polisi kepada wartawan.

Saat rekonstruksi, Fauzi juga dihadirkan. Dia datang dengan mobil Isuzu dan kawalan ketat Densus 88. Puluhan warga yang melihat, mengakui bahwa itu memang Fauzi, mantri kesehatan di Puskesmas Karang Tengah Pamulang.

Dalam adegan ke-10, tanggal 9 Maret pagi, diketahui bahwa Abu Haikal, Imam alias Saiful Siregar, dan Yahya Ibrahim alias Joko Pitono alias Dulmatin bertemu di rumah Fauzi.

Abu Haikal membonceng Imam yang menenteng tas hitam dengan menggunakan Thunder biru T 6413 AU. Sementara Dulmatin menggunakan motor Supra X B 6174 ECZ.

Ketiga orang itu bertemu di rumah Fauzi. Kedua sepeda motor berjalan beriringan memasuki rumah Fauzi.

Selanjutnya, pada adegan 12 tanggal 9 Maret 2010, pukul 9 pagi Dulmatin yang membawa ransel hitam keluar dari rumah Fauzi.

Adegan 14: Tangal 9 Maret jam 11, Ridwan dan Hasan Noor meninggalkan rumah Fauzi. Ridwan membonceng Hasan Noor dengan Thunder biru T 6413 AU.

Ketiganya meninggalkan rumah Fauzi sambil membawa ransel hitam. Hasan Noor adalah tersangka yang tewas ditembak di Gang Asem.

AKBP Zamri, satgas teror, kepada wartawan menjelaskan, selain ketiga adegan di atas ada 16 adegan lain yang disimpan untuk kepentingan penyidikan.

Dari rekonstruksi diketahui bahwa mantri Fauzi memiliki tiga motor untuk operasi. Pertama, Thunder bernomor polisi T 6413 AU, dan Supra warna hitam bernomor polisi B 6174 ECZ, dan terakhir Mio merah B 6184 SFY.

Kedua tersangka lain yang diikutkan dalam rekonstruksi ini adalah Abu Haikal yang tertangkap di rumah mantri Fauzi pada tanggal 9 Maret 2009. Pria berbadan gempal tersebut menggunakan kaos merah pada rekonstruksi ini.

Sementara orang kedua adalah Syaiful Siregar alias Iman asal Medan yang juga tertangkap di rumah mantri Fauzi pada 9 Maret 2010.[*/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.