INILAH.COM, Jakarta - Berbicara mengenai kesehatan seksual, tidak ada yang lebih menimbulkan pertanyaan banyak bagi pria selain penis dan sperma. Sebagian besar kekhawatiran itu menciptakan carut-marut yang sebenarnya tidak penting sama sekali.
Seperti halnya sperma kental. Dari ruang konsultasi muncul pertanyaan bahwa setiap kali ejakulasi, sperma yang keluar sepertinya terlalu kental. Apakah itu tanda-tanda terkena penyakit seksual menular?
Terapis seks dari ThirdAge Dr Donald Zimmer menyatakan tidak ada yang salah dengan sperma kental, alias normal. Kecuali jika merasa sakit saat ejakulasi.
Jika rasa sakit itu konsisten muncul setiap kali orgasme, sebaiknya mencari lebih banyak informasi mengenai tanda-tanda terkena penyakit seksual menular. Namun apabila Anda adalah pria setia dan tidak pernah 'terbang' ke sana kemari, kemungkinan terkena penyakit seks bisa diabaikan.
Sperma seperti halnya sidik jari. Tidak ada dua orang pria yang memiliki sperma dengan bau, warna, atau kekentalan yang sama. Sperma adalah cerminan dari pola makan, siklus biologis, bahkan suhu tubuh sekalipun.
Sperma kental biasanya disebabkan oleh kadar kandungan protein. Semakin banyak protein, sperma makin kental dan lebih lengket. [L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !