INILAH.COM, Manchester - Pemain sayap Manchester United, Nani, mengaku tumbuh semakin dewasa musim ini. Hal ini pula yang membuatnya semakin sering menjadi pilihan utama Sir Alex Ferguson.
Pemain lincah asal Portugal itu tiba di Old Trafford tahun 2007, namun tak langsung bersinar. Ia tampil buruk dan semakin tenggelam oleh sinar kebintangan Cristiano Ronaldo.
Bahkan penampilan buruknya memantik kabar mantan pemain Sporting Lisbon itu akan dijual bulan Januari lalu. Ternyata Nani mampu berkembang dan kini ia semakin percaya diri bermain untuk Setan Merah.
Saat Anda pertama tiba di Manchester United, Anda harus belajar mengenai arti sukses dan apa yang dibutuhkan untuk meraihnya di sini, ujar Nani saat jumpa pers.
Dua tahun lalu, saya hanya berpikir, saya bermain sepak bola hanya untuk diri saya dan kesenangan saya sendiri. Tetapi kini saya tahu saya tidak bisa seperti itu karena di sini kami bermain untuk mempersembahkan trofi bagi tim, bukan mencari kesuksesan individu, lanjutnya.
Di MU, Anda harus bermain bersama, berpikir bersama, Anda harus melakukan segalanya bersama-sama. saya telah belajar mengenai itu dan karena itu saya berubah, tegasnya.
Klub ini ahlinya dalam mengembangkan talenta para pemain mudanya, mengajari mereka menjadi pria dewasa, menjadi seorang pemain. Hal itu terjadi kepada saya dua bulan lalu, saat saya mulai berpikir mengenai tim dan artinya bermain untuk MU. Kini saya merasa sangat senang dan kuat, Nani menjelaskan.
Kemajuan Nani tahun ini berdampak positif bagi MU, mempertahankan Setan Merah pada persaingan gelar Liga dan mengantarkan mereka menembus perempatfinal Liga Champions.
Meski demikian, ada satu hal yang menjadi perhatian Nani. Ia sudah tak mencetak gol sejak Agustus lalu dan berharap dapat menghentikan paceklik gol tersebut saat melawan Liverpool malam ini.[boy]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !