inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

BUMI Sepekan Cenderung Stagnan

Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Agustina Melani
Minggu, 21 Maret 2010 | 13:09 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) selama sepekan ini tak banyak bergerak, hanya mencatat kenaikan sebesar 1,98%. Bahkan, BUMI tertinggal emiten tambang lainnya yang lebih dilirik investor.
Kepala Riset PT Bhakti Securities Edwin Sebayang mengatakan, saham BUMI memang tertinggal dibandingkan saham tambang lainnya. Seperti PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) dan PT Adaro Energy (ADRO). Pasalnya, invrstor sedang berkonsentrasi pada kedua emiten yang dinilai memiliki fundamental bagus, deviden besar, rasio utang kecil, serta ekspektasi deviden yang baik itu.
Investor tidak melihat saham BUMI memiliki keempat hal tersebut, katanya ketika berbincang dengan INILAH.COM, akhir pekan ini.
Menurut Edwin, penguatan rupiah seharusnya memberikan dampak positif untuk kinerja keuangan perseroan. Sebab itulah ia memprediksikan saham yang menjadi bagian dari kelompok usaha Bakrie ini tak banyak bergerak pekan depan. Saham BUMI ketinggalan dengan saham tambang lain, lanjutnya.
Sedangkan pengamat pasar modal Willy Sanjaya menuturkan, saham BUMI lebih dipengaruhi kenaikan minyak mentah yang menembus US$82 per barel. Ia memprediksikan, BUMI masih ada kekuatan untuk bertahan di kisaran 2.575. Pasar berfluktuasi, sementara saham BUMI tidak terlalu banyak bergerak, ulasnya.
Pada Jumat (19/3), BUMI ditutup pada pada kisaran 2.575 dengan frekuensi 1,906 dan volume 161,438. Nilai transaksi mencapai Rp205,604 miliar.
Senin (15/3), BUMI ditutup pada 2.500. Menyusul libur nasional untuk memperingati Hari Nyepi pada Selasa (16/3). Keesokan harinya, BUMI ditutup menguat 50 poin pada level 2.550. Kamis (18/3), emiten penggerak pasar ini ditutup naik 25 poin ke 2.575 setelah sempat menyentuh titik tertingginya untuk pekan ini pada 2.600. Perdagangan pada hari itu juga merupakan yang tertinggi untuk BUMI, dimana volume mencapai 188,902 juta dengan valuasi pasar hingga Rp482,847 miliar.[ast/mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.