Minggu, 27 Mei 2012 | 17:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Prediksi IHSG Hari Ini
Beli Lalu Tahan TLKM & PGAS
Headline
inilah.com
Oleh: Natascha & Vina Ramitha
web - Senin, 22 Maret 2010 | 06:40 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (22/3) diperkirakan menguat. Investor disarankan memburu saham blue chip, terutama TLKM dan PGAS.
Analis pasar modal Nevo Handoyo mengatakan, IHSG hari ini masih menguat karena pasar masih berada dalam tren bullish. Koreksi yang terjadi hanya teknikal saja. Terutama jelang akhir bulan ini, beberapa emiten sudah mulai mengeluarkan laporan kinerja kuartal pertama 2010. Investor sangat menantikan hal ini, katanya ketika dihubungi INILAH.COM.
IHSG bahkan memiliki peluang menuju level 3.000 pada akhir 2010, dengan situasi yang mendukung. Namun sayang, pada kuartal pertama 2010 indeks telah mereguk laba hingga 20%. Meski belum tentu semuanya naik, situasi ini cukup berisiko karena keuntungan terakumulasi di seperempat pertama tahun ini. Sebab itulah PER (price earning ratio) juga terlihat mahal, lanjutnya.
Indeks menjadi sangat fluktuatif karena semuanya bullish dan potensi upside tinggal sedikit. Peluang koreksi sangat besar karena faktor-faktor pendorong rally seperti harga minyak dan komoditas sudah banyak naik. Meski terdorong bullish dan pemulihan permintaan, kata Nevo.
Untuk itu, jika investor masih ingin trading, Nevo menyarankan masuk ke saham-saham unggulan. Sebab situasi bullish terkonsentrasi di saham blue chip. Apalagi aliran dana asing masih terus mengalir, terkonsentrasi di saham lapis kedua jika saham unggulan sudah cukup mengalami kenaikan.
Ia merekomendasikan realisasi keuntungan, terutama di saham PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) dan PT Gas Negara (PGAS). Buy and hold di kedua saham ini, ujarnya.
Beberapa saham lain yang ia pilih adalah PT Bank Central Asia (BBCA ) dan PT Adaro Energy (ADRO). Beli kedua saham big cap ini, imbuhnya.
Pada perdagangan Jumat (19/3), IHSG menguat 5,732 poin (0,2%) ke level 2.742,974. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat sebesar 4,601 miliar lembar saham, senilai Rp 4,791 triliun, dengan frekuensi 101.182 kali. Sebanyak 112 saham naik, 93 saham turun dan 77 saham stagnan.
Beberapa emiten yang menguat antara lain PT Multi Bintang Indonesia (MLBI) naik Rp1.000 ke Rp164.000, PT London Sumatera (LSIP) terangkat Rp400 ke Rp9.600, PT Unilever (UNVR) terapresiasi Rp250 ke Rp12.200, PT Indocement (INTP) melambung Rp150 ke Rp14.150, PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp150 ke Rp4.225 dan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menguat Rp150 ke Rp8.000.
Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain PT Gudang Garam (GGRM) turun Rp350 ke Rp27.000, PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) terkoreksi Rp350 ke Rp36.400, PT Astra International (ASII) anjlok Rp100 ke Rp40.100, PT Indosat (ISAT) tergerus Rp150 ke Rp6.000, PT United Tractor (UNTR) terkoreksi Rp100 ke Rp 17.800, dan PT Smart (SMAR) turun Rp100 ke Rp3.150. [ast/mdr][[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.