Minggu, 27 Mei 2012 | 17:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Dana Asing Masih Bisa Selamatkan Rupiah
Headline
inilah.com
Oleh: Natascha & Ahmad Munjin
web - Senin, 22 Maret 2010 | 08:13 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta Peluang penguatan rupiah masih terbuka pada perdagangan Senin (22/3). Terutama karena masuknya aliran dana asing ke emerging market seperti Indonesia.

Analis valas Toni Mariano memprediksi, rupiah hari ini akan menguat karena investor Eropa masih mengucurkan dananya ke pasar negara berkembang. Selain adanya revaluasi nilai tukar yuan serta lelang obligasi pekan ini. Rupiah akan berada pada kisaran 9.080-9.130 per dolar AS, katanya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, investor Eropa masih belum memiliki appetite untuk memasuki pasar kawasan sendiri. Pasalnya, masalah defisit anggaran Yunani masih belum juga selesai walaupun Presiden Prancis Nicolas Sarkozy memastikan Uni Eropa (UE) memiliki rencana untuk menolong Negeri Para Dewa itu. Banyak yang masih menempatkan dananya di Asia, lanjutnya.

Faktor penguatan yuan juga masih menjadi pendorong mata uang kawasan, termasuk Indonesia. Ada spekulasi China akhirnya akan merevaluasi mata uangnya dalam waktu dekat. Sebab pada 15 April mendatang, Menkeu AS Timothy Geithner akan mengumumkan negara-negara yang dinilai memanipulasi mata uangnya. Kemungkinan China menjadi sasarannya, imbuh Toni.

Di pasar Asia, spekulasi ini menyebabkan mata uang kawasan terimbas penguatan yuan. Di sisi lain, kebijakan revaluasi ini akan menyebabkan penurunan permintaan dari Negeri Tirai Bambu. Akibatnya, pemulihan ekonomi global bisa terhambat karena impor China akan menurun, ulasnya.

Terhadap rupiah, dampak revaluasi China pada jangka pendek tidak akan terlalu dalam. Apalagi, di dalam negeri tak ada alasan pelemahan rupiah. Inflasi bulan ini masih bisa dikendalikan sehingga tidak memberi tekanan pada nilai tukar. Juga ada lelang obligasi yang diperkirakan banyak diminati asing karena pengalihan appetite dana. Selain itu bursa saham, pasar kemungkinan akan menempatkan dana di obligasi, pungkasnya.

Di sisi lain, Ariston Tjendra, periset dan analis PT Monex Investindo Futures memperkirakan, pergerakan rupiah hari akan menguat. Namun, penguatannya akan terbatas di kisaran 9.100-an.
Rupiah akan bergerak dalam kisaran 9.050-9.135, katanya kepada INILAH.COM, ketika dihubungi terpisah.

Menurutnya, salah satu pemicu penguatan rupiah berasal dari faktor teknis, terutama setelah mata uang RI ini menembus level psikologisnya di angka 9.100. Rupiah juga mendapat dukungan dari momentum positif dipertahankannya suku bunga acuan The Fed di level 0-0,25%, bersamaan dengan penguatan rupiah yang tembus 9.100.
Namun, menjelang level 9.150, mata uang RI ini akan mengalami koreksi tipis sehingga penguatan hari ini pun menjadi terbatas, ulasnya.

Ariston menilai, level penguatan rupiah yang sustainable dan positif bagi daya saing produk Indonesia di pasar ekspor adalah di angka 9.000-9.100. Asalkan, penguatan rupiah terjadi secara simultan (bertahap) dan tidak terlampau fluktuatif.

Adapun Bank Indonesia hingga kini belum melakukan intervensi apapun terhadap pergerakan rupiah. Intervensinya hanya berupa verbal dan tidak kongkrit menggelontorkan likuiditas rupiah ke pasar. Tapi BI mungkin akan intervensi pada saat rupiah di level 9.000, pungkasnya.
Sementara mata uang kawasan mendominasi penguatan terhadap dolar AS. Hanya empat mata uang yang melemah. Yen Jepang turun 0,11% menjadi 90.495, dolar Australia melandai 0,07% ke level 0.921, dolar Taiwan terkoreksi 0,12% ke angka 31.743, dan rupee India terdepresiasi 0,009% terhadap dolar AS ke posisi 45.459.
Selebihnya, mata uang kawasan menguat. Dolar Hong Kong naik 0,01% menjadi 7.759, dolar New Zealand terangkat 0,22% ke level 0.713, dolar Singapura terdongkrak 0,02% ke angka 1.395, won Korsel menanjak 0,09% ke posisi 1.132, peso Filipina terkerek naik 0,39% menjadi 45.535, yuan China siuman 0,0051% ke level 6.826, ringgit Malaysia melonjak 0,26% ke angka 3.298, dan baht Thailand bangkit 0,02% ke posisi 32.298 per dolar AS. [vin/ast/mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.