Selasa, 29 Mei 2012 | 01:14 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Massa PKS Sulsel Turun ke Jalan Dukung Palestina
Oleh: Salviah Ika Padmasari
web - Minggu, 21 Maret 2010 | 10:02 WIB
INILAH.COM, Makassar - Ribuan kader PKS se-Indonesia, Minggu (21/3) serentak turun ke jalan menggaungkan pembebasan Mesjid Al Aqsa dari cengkreman Zionis Israel. Tak terkecuali di Makassar.

Sekitar pukul 07.00 WITA, warga PKS termasuk anak-anak dan pemuda telah memadati pelataran Monumen Mandala di Jl Jenderal Sudirman. Ketika sebagian warga Makassar mengisi Minggu pagi dengan olahraga bersama keluarga dan kerabat, sejumlah kelompok nasyid PKS justru mengumandangkan lagu-lagu perjuangan Islam, membakar semangat warga PKS yang perlahan-lahan terus membanjiri Monumen Mandala.

Aksi turun jalan yang disebutnya Aksi Munasharah Peduli Palestina ini, tidak hanya dihadiri warga PKS, melainkan juga ikut berpartisipasi aktivis ormas Islam lainnya seperti Gema Keadilan Sulsel, KAMMI Sulsel, Wahda Islamiyah, Hizbut Tahrir, MUI, PMII, Muhammadiyah bahkan termasuk organisasi non-Islam seperti Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).
Massa akan melakukan long march dari Jl Jenderal Sudirman menuju Jl Kartini, Jl Kajaolalido, Jl Ahmad Yani dan kembali ke Monumen Mandala di Jl Jenderal Sudirman.
Dalam aksi Munashara untuk Palestina, PKS bersama Komite Nasional untuk Rakyat Palestina ini mengutuk dan mengecam aksi blokade dan penjajahan zionis Israel terhadap warga Palestina, mengecam tindakan zionis Israel yang terus melakukan penodaan terhadap Mesjid Al Aqsa.

"Kami menolak makar dan usaha jahat zionis yang berusaha meruntuhkan Mesjid Al Aqsa dan mendirikan Solomon Temple di atasnya. Ayo bebaskan Mesjid Al Aqsa untuk mencapai keridhaan Allah SWT," seru Fauzi, seorang orator. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
ADYA
Minggu, 21 Maret 2010 | 23:52 WIB
g' lucu JO... di sana itu bukan perang antar negara, tetapi antara yahudi israel dan ISLAM... Masjid Suci ke 3 umat ISLAM dan merupakan kiblat pertama, mau di hancurin sama yahudi israel... g' ada hubungannya dengan kristen segala, bahkan di Palestina Umat kristen membela HAMAS (Mujahidin Palestina)gua ada vidionya sebelum israel ngusir umat ISLAM dari kampung halaman tempat mereka lahir... tanah Paletina bukan milik yahudi israel, tapi milik rakyat Palestina, kalau israel mau tanah, d amerika kan negaranya luaaaas, tanahnya banyak... di sana aja mereka tinggal, kami umat ISLAM cinta kedamaian,,, tapi kalau ada yang menzolimi kami wajib membela diri... Penjajahan di atas dunia harus di hapuskan, karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan... oke!
jo
Minggu, 21 Maret 2010 | 15:01 WIB
PERLU diingat permasalahan disana bukan permasalahan agama.(jgn biarkah kayak jaman ORDE BARU dulu, setiap perang di israel.disini jg terjadi pembakaran gereja..lucu bukan??)saya akui skrg masyarakat kita lbh kritis dan pintar... saya cuma mau berisedikit wawasan di palestina sendiri jg byk org palestina kristen yg jadi korban. di ISRAEL SENDIRI jg byk warga israel yahudi islam, warga israel arab yg mendukung tindakan israel ini dgn alasan membela kedaulatan batas wilayah negara mereka. yg dipermasalahkan disini israel mengacu pada pemetaan 2000 th silam dimana batas wilayah israel meliputi yerusalem keseluruhannya. kita sbg warga indonesia tdk tau menahu masalah itu. yg kita kutuki adalah tindakan brutal israel membom penduduk sipil. .selama saya tinggal di amerika saya melihat org arab palestina dan yahudi bisa hdp kerja jadi teman baik. lha kog di indonesia kita dgn emosi bisa ingin membasmi israel?? apakah krn ekonomi di amerika menjadikan masyarakat sana lebih damai dari pada di indonesia dan di palestina sendiri??
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.