INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah telah mencanangkan beberapa program terkait peningkatan pemanfaatan gas bumi sebagai pengganti bahan bakar minyak sebagai wujud diversifikasi energi.
"Pemanfaatan gas bumi untuk rumah tangga melalui program Jargas dapat menghemat penggunaan minyak tanah sebanyak 2,8 juta liter atau ekivalen dengan Rp1 triliun," kata Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh kepada wartawan, Jumat kemarin.
Pada 2009, lanjut menteri, pemerintah memerlukan subsidi untuk BBM sekitar Rp45 triliun termasuk minyak tanah. Untuk itu diharapkan dengan program pembangunan jaringan distribusi gas bumi ini dapat mengurangi beban subsidi.
Lebih lanjut menteri menambahkan, komitmen pemerintah mengurangi subsidi BBM secara bertahap merupakan langkah yang harus diambil agar dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan pokok lainnya seperti, pendidikan dan kesehatan.
Jaringan distribusi gas bumi sektor rumah tangga merupakan wujud penghematan bahan bakar dan subsidi sehingga lebih banyak anggaran negara yang dapat dipergunakan bagi program prorakyat lainnya, tuturnya.
Peningkatan pemanfaatan energi alternatif khususnya gas bumi dalam rangka mengurangi pemanfaatan minyak bumi adalah dalam rangka memenuhi target diversifikasi sebagaimana diperintahkan oleh Peraturan Presiden No. 5 Tahun 2006 untuk menuju bauran energi yang lebih baik dan berimbang. [san/cms]