Selasa, 29 Mei 2012 | 01:14 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PKS: Perseteruan Polri-Susno Memalukan!
Headline
Nasir Jamil - inilah.com
Oleh: Bayu Hermawan
web - Minggu, 21 Maret 2010 | 11:04 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Anggota Fraksi PKS, Nasir Jamil menilai selama ini reformasi birokrasi Polri baru hanya sebatas konsep saja. Menurutnya apa yang terjadi antara Susno Duadji dengan Polri sesuatu yang memalukan.

"Saya lihat reformasi birokrasi Polri belum berjalan, secara konsep sudah namun secara implementasi belum berjalan," ujar anggota komisi III DPR ini kepada INILAH.COM, Jakarta, Minggu (21/3).

Menurutnya apa yang terjadi saat ini merupakan hal yang memalukan disaat Polri tengah membangun kepercayaan masyarakat. "Malu dengan masyarakat, kan ada slogan kalau polri itu mandiri dan bersih, tapi kok seperti ini," katanya.

Ia mengatakan, hal ini sebaiknya jangan dibiarkan berlarut-larut. Kapolri harus segera menuntaskan hal ini, kalau perlu Presiden harus lakukan pertemuan dengan Kapolri.

"Pak Susno banyak menyimpan Info, Presiden tidak boleh diam," tambahnya.

Saat ditanya apa yang bisa dilakukan DPR dalam hal ini, Nasir Jamil mengatakan DPR bisa memanggil mantan Kabareskrim itu. "Komisi III DPR bisa panggil pak Susno, karena jangan sampai dia road show ke mana-mana, lebih baik bercerita dan menyampaikan info yang dimilikinya di DPR, untuk kemudian di uji kebenarannya," ucapnya.

Selain itu dirinya juga meminta Satgas Antimafia Hukum tidak menganggap remeh masalah ini. "Saya sedikit kecewa saat Denny Indrayana sepertinya menganggap masalah ini sepi. Satgas harus berani tindak lanjuti bila perlu pertemukan Susno dengan orang-orang yang dituduhnya sebagai markus," tambah Nasir Jamil menegaskan. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.