INILAH.COM, Jakarta - Anggota Fraksi PKS, Nasir Jamil menilai selama ini reformasi birokrasi Polri baru hanya sebatas konsep saja. Menurutnya apa yang terjadi antara Susno Duadji dengan Polri sesuatu yang memalukan.
"Saya lihat reformasi birokrasi Polri belum berjalan, secara konsep sudah namun secara implementasi belum berjalan," ujar anggota komisi III DPR ini kepada INILAH.COM, Jakarta, Minggu (21/3).
Menurutnya apa yang terjadi saat ini merupakan hal yang memalukan disaat Polri tengah membangun kepercayaan masyarakat. "Malu dengan masyarakat, kan ada slogan kalau polri itu mandiri dan bersih, tapi kok seperti ini," katanya.
Ia mengatakan, hal ini sebaiknya jangan dibiarkan berlarut-larut. Kapolri harus segera menuntaskan hal ini, kalau perlu Presiden harus lakukan pertemuan dengan Kapolri.
"Pak Susno banyak menyimpan Info, Presiden tidak boleh diam," tambahnya.
Saat ditanya apa yang bisa dilakukan DPR dalam hal ini, Nasir Jamil mengatakan DPR bisa memanggil mantan Kabareskrim itu. "Komisi III DPR bisa panggil pak Susno, karena jangan sampai dia road show ke mana-mana, lebih baik bercerita dan menyampaikan info yang dimilikinya di DPR, untuk kemudian di uji kebenarannya," ucapnya.
Selain itu dirinya juga meminta Satgas Antimafia Hukum tidak menganggap remeh masalah ini. "Saya sedikit kecewa saat Denny Indrayana sepertinya menganggap masalah ini sepi. Satgas harus berani tindak lanjuti bila perlu pertemukan Susno dengan orang-orang yang dituduhnya sebagai markus," tambah Nasir Jamil menegaskan. [mut]