INILAH.COM, Jakarta - Jasad Yohana Sunarti Nasution Binti Soenaryo Gondokusumo, yang meninggal pada Minggu pukul 00.00 WIB, dijadwalkan dikebumikan di samping makam almarhum suaminya, Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
"Oma akan dimakamkan di TMP Kalibata. Tempatnya persis di samping makam Opa (almarhum Jenderal Nasution)," kata Marina, salah seorang cucu, di rumah duka Jl Teuku Umar 40, Jakarta Pusat, Minggu (21/3).
Menurut Marina, sebelum diberangkatkan ke Kalibata sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah dishalatkan lebih dulu, di Masjid Cut Mutia, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 12.00 WIB. "Yang bertindak sebagai inspektur upacara pemakaman di TMP Kalibata dijadwalkan Bapak Agum Gumelar," katanya.
Marina mengatakan, salah satu pesan penting neneknya kepada keluarga adalah meneruskan jiwa sosial, menolong sesama, seperti, memberi beasiswa. "Oma selama hidupnya terlibat dan melibatkan diri dalam 115 yayasan sosial," kata Marina.
Ia menyatakan neneknya juga meminta disemayamkan di rumah di Jalan Teuku Umar. "Rumah ini pun sejak 2008 sudah jadi museum. Oma tinggal di rumah ini sejak 1950 hingga 2008, setelah itu pindah ke Jalan H Agus Salim," ujarnya.
Terkait kematian neneknya, Marina menjelaskan, almarhumah sebelumnya dirawat di ICU RSPAD Gatot Subroto selama lebih kurang seminggu, karena sakit kelenjar tiroid yang menekan jalur pernafasannya. "Selama seminggu itu antara sadar dan tidak sadar," ungkapnya.
Wanita kelahiran Surabaya, 1 November 1923, dan akrab disapa Bu Nas itu memiliki dua putri, yakni Hendriyanti Sahara dan Ade Irma Suryani yang wafat dalam peristiwa pemberontakan G30S/PKI pada 1965. [*/mut]