INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah berencana menawarkan wilayah kerja gas metana batu bara (CBM) pada pertengahan 2010, atau sekitar Juni dan Juli.
"Biasanya kan kita menawarkan melalui (mekanisme) joint study. Tapi untuk besok, melalui tender reguler," kata Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita H Legowo seperti dikutip INILAH.COM, dalam situs resmi Kementerian ESDM, akhir pekan lalu.
Adapun empat wilayah kerja CBM yang akan ditawarkan itu berlokasi di Sumatera dan Kalimantan. Pada penawaran wilayah CBM ini, para investor diberi kebebasan memilih jenis kontrak kerjanya, production sharing contract (PSC) atau gross production sharing contract (GPSC).
Sementara untuk KKKS yang telah menandatangani kontrak lama berbentuk PSC, juga diberi kebebasan jika ingin menggunakan model GPSC. Penawaran WK CBM kali ini akan dilakukan melalui mekanisme tender reguler bukan melalui joint study dan untuk WK CBM ini merupakan pertama kalinya dilakukan pemerintah
Kalau kontrak yang sudah jalan, tetap mereka boleh melakukan evaluasi. Itu dimungkinkan, ujarnya. [san/cms][[indosat]]