INILAH.COM, Jakarta - Pertengahan Mei 2010 ini, masa jabatan Deputi Gubernur BI, Siti Ch. Fadjrijah berakhir. Kini, sudah ada tiga nama calon penggantinya yang bakal disetujui presiden.
Dua orang calon Deputi Gubernur BI merupakan pegawai karir BI, yakni Perry Warjiyo dan Halim Alamsyah. Seorang lagi dari luar, yakni Krisna Wijaya. Siapakah mereka dan bagaimana sepak terjangnya selama ini?
Halim Alamsyah adalah Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan (DPNP) Bank Indonesia. Pria kelahiran Bangka, 6 Maret 1957 ini memulai karirnya di Bank Indonesia pada 1982 sebagai staf analis kredit, di Urusan Kredit Koperasi.
Sejak Januari 2003, ia berturut-turut menempati pos sebagai Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter, Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat.
Perry Warjiyo lahir di Sukoharjo pada 25 Pebruari 1959. Sebelum menempati pos yang sekarang sebagai Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter (DKM) Bank Indonesia, Perry Warjiyo adalah Direktur Eksekutif, South East Asia Voting Group (SEAVG), International Monetary Fund (IMF) pada 2007-2009.
Ia memulai karirnya di Bank Indonesia sebagai staf di Desk Penyelamatan Kredit, Urusan Pemeriksaan dan Pengawasan Kredit.
Krisna Wijaya yang lahir di Jakarta pada 22 Juli 1955 memulai karirnya di Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada 1980 sebagai calon staf umum angkatan pertama. Berbagai jabatan pernah dilakoninya selama meniti karir di BRI seperti leasing, bisnis komersial hingga pemimpin cabang. Sejak 2008 hingga sekarang, Krisna Wijaya merupakan Komisaris PT Bank Danamon (Tbk). [san/cms][[indosat]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !