INILAH.COM, Surabaya - Polisi masih menyelidiki terbaliknya perahu berukuran 7,5 X 2,5 meter di bawah Jembatan Suramadu, Minggu (21 3) yang menyebabkan seorang tewas dan empat lainnya dinyatakan hilang.
Penyelidikan itu kini ditangani Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya Timur. Informasi yang dihimpun menyebutkan, perahu yang berisi 15 orang pemancing itu terbalik di bawah Jembatan Suramadu diduga karena buruknya cuaca ketika itu. Hujan yang disertai angin kencang yang tiba-tiba datang membuat gelombang laut menjadi tinggi.
Namun Kapolrestabes Surabaya Timur AKBP Samudi mengatakan, setelah memeriksa nahkoda perahu nelayan tersebut, ada indikasi selain faktor cuaca kecelakaan juga kemungkinan karena perahu kelebihan muatan.
"Dugaan sementara perahu adalah kelebihan penumpang. Jika benar, maka akan kami usut," katanya.
Menurut dia, jika nanti ditemukan adanya penumpang yang lebih kemampuan angkut perahu, maka nahkoda akan ditetapkan menjadi tersangka. Selain itu, kata dia, pihaknya juga memeriksa pada ukuran perahu tersebut.
"Kemampuan perahu bisa dihitung dengan besarnya perahu yang dinaiki para pemancing itu. Kalau dalam pemeriksaan nantinya, perahu over muatan berarti nahkoda harus bertanggungjawab," ujarnya. [*/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !