inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Golkar: Susno Jangan Jadi Alasan Polri Tunda Century

Headline
Bambang Soesatyo - inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Raden Trimutia Hatta
Minggu, 21 Maret 2010 | 20:18 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Isu makelar kasus yang diungkap Susno Duadji dikhawatirkan dapat menghambat proses tindak lanjut kasus Bank Century di Polri. Partai Golkar pun meminta agar Polri tetap merespon rekomendasi pansus.

"Kisruh di Mabes Polri akibat isu makelar kasus jangan sampai menjadi alasan ketidaksiapan polisi menangani proses hukum skandal Bank Century. Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri diharapkan tetap menjaga kesigapan aparatnya, karena masyarakat kini mengharapkan Polri dan kejaksaan segera merespons keputusan dan rekomendasi paripurna DPR tentang proses hukum skandal Bank Century," ujar anggota Fraksi Golkar Bambang Soesatyo kepada INILAH.COM di Jakarta, Minggu (21/3).

Menurutnya, patut dikhawatirkan bahwa kisruh di Mabes Polri beberapa hari terakhir ini akan menguras konsentrasi dan fokus kapolri, sehingga mengabaikan perkara-perkara lain yang mestinya ditangani Mabes Polri, terutama skandal Bank Century.

"Sebelum kisruh di Mabes Polri mengemuka oleh isu markus, publik sudah meragukan kesungguhan Mabes Polri dan Kejaksaan Agung merespon keputusan dan rekomendasi Paripurna DPR bagi proses hukum megaskandal itu," katanya.

Hari-hari ini, sambungnya, ketika para jenderal polisi terlibat perang kata-kata akibat isu narkus itu, kasus Bank Century mungkin saja dilupakan para jenderal di Mabes Polri.
"Kemungkinan inilah yang perlu dihindari Kapolri. Saya berharap, dalam beberapa hari ke depan, Kapolri sudah bisa mengumumkan satuan tugas khusus dari Mabes Polri untuk menangani skandal Bank Century. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.