INILAH.COM, Jakarta - Dorongan Ketua Dewan Pertimbangan Pusat, Taufik Kiemas agar PDIP berkoalisi dengan Partai Demokrat, dikritik Ketua Umum PDIP, Megawati.
Kepada kader PDIP saat hadir di Konferda di Jakarta, Minggu (21/3), Mega mengingatkan bahwa koalisi atau opisisi masih dalam taraf wacana.
"Mereka yang senior punya hak bicara, tapi tak punya suara. Jadi tentu boleh-boleh saja berbicara," kata Mega usai membuka Konferda.
Menurut Megawati, saat ini dia menganggap belum ada aturan resmi soal oposisi dan koalisi di Indonesia. Karena itu, Megawati memilih akan membahas dan mendiskusikan soal tersebut dalam kongres.
Terkait dengan berbagai kasus korupsi yang saat ini sedang dibidik kepada belasan politisi PDIP, Megawati meyakini bahwa hal itu ada kaitan dengan masalah politik.
Karenanya, Mega mempertanyakan kenapa orang-orang itu baru sekarang ditindak secara hukum pada saat mereka tak lagi aktif di politik.[*/ims]