INILAH.COM, Mamuju - PKS tidak 100 persen mendukung pemerintahan Presiden SBY. Meski berada di perahu koalisi, kader-kader partai berlambang setangkai padi diapit 2 bulan sabit ini, terbelah.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Zulkieflimansya saat bersilaturahmi dengan sekitar 50 orang kader PKS se-Kabupaten Mamuju, di Hotel Mamuju Beach, Minggu (21/3).
"Dukungan kader PKS terhadap pemerintahan SBY tergantung dari sudut mana kita melihat," katanya.
Zul sapaan Zulkieflimansyah, mengatakan itu menanggapi pertanyaan kader PKS di Mamuju, yang mempertanyakan dukungan partai PKS di pusat, apakah masih mendukung pemerintahan SBY atau tidak.
Menurut dia, pada sidang paripurna DPR-RI terkait skandal Bank Century dukungan partai koalisi pendukung SBY di pemilu presiden (Pilpres) berubah. Ada yang masih pro dan ada yang kontra terhadap pemerintah termasuk PKS.
Namun, ia tidak membantah jika imbas dukungan terhadap penuntasan kasus Century tersebut juga berimbas di internal partai PKS.
"Kader PKS pasti berbeda-beda memandang penyelesaian kasus century, dukungan PKS kepada pemerintah juga pasti berbeda-beda dalam penyelesaian kasus tersebut, tergantung dari sudut mana kita memandang,"katanya.
Karena, menurut Zul, latar belakang kader PKS juga berbeda-beda dari segi pendidikan, ekonomi sosial, sehingga cara berpikirnya pasti beda terkait dukungan terhadap penyelesaian Bank Century dan dukungan kepada pemerintahan SBY.
Namun ia mengakui jika secara pribadi dirinya tetap mendukung SBY karena Presiden SBY telah menyatakan akan memperjuangkan martabat hak dan kemerdekaan rakyat Palestina.
"Dukungan PKS terhadap pemerintah nanti kita lihat selanjutnya tergantung situasi politik," katanya. [*/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !