INILAH.COM, Jakarta - PT Loppo Cikarang Tbk mencetak pertumbuhan laba bersih konsolidasi sepanjang 2009 melejit 81,19 % dari Rp14,73 miliar pada 2008 menjadi Rp25,681 miliar.
Demikian diungkapkan manajemen Lippo Cikarang dalam penjelasan resminya, Senin (22/3).
Pencapaian laba bersih ini didukung dari pendapatan usaha tumbuh 16,85% dari Rp276,557 miliar menjadi Rp323,158 miliar. Laba sebelum beban pajak pun naik 48,47% dari Rp27,732 miliar menjadi Rp41,174 miliar. Selain itu, pajak tangguhan perseroan pun menurun 92,84% dari rugi Rp8,435 miliar menjadi Rp603,678 juta.
"Perseroan menderita kerugian kurs sebesar Rp2,353 miliar dari sebelumnya berhasil meraih laba kurs pada 2008 sekitar Rp1,890 miliar," kata direksi Lippo Cikarang.
Bukan hanya rugi kurs, Lippo Cikarang pun mencatat peningkatan beban pokok penjualan dari Rp153,314 miliar menjadi Rp174,939 miliar atau naik 14,10%. Penghasilan bunga pun menurun dari Rp852,472 juta menjadi Rp468,882 juta.
Hingga 31 Desember 2009, perseroan memperoleh kas sebesar Rp29,622 miliar atau tumbuh 101,48% dari sebelumnya hanya Rp14,704 miliar. Aset tetap perseroan pun naik tipis dari Rp21,763 miliar menjadi Rp22,068 miliar. Sehingga jumlah aset pun tumbuh dari Rp1,401 tirliun menjadi Rp1,551 triliun. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !