Minggu, 27 Mei 2012 | 00:54 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tudingan Susno, Jeruk Makan Jeruk
Headline
Susno Duadji - inilah.com
Oleh:
web - Senin, 22 Maret 2010 | 09:35 WIB
Mencermati aktivitas Susno Duadji akhir-akhir ini, sebagai masyarakat awam kita jadi bingung. Apakah Susno hanya sekadar mencari sensasi, atau sudah separah itukah kondisi di tubuh Polri ?

Pernyataan Komisaris Jenderal Susno Duadji yang membeberkan dugaan ada makelar kasus di Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia perlu diapresiasi. Jika kesaksiannya itu benar, maka sudah saatnya institusi Polri, terutama Mabes Polri, dibersihkan dari kontaminasi mafia hukum.

Masih segar dalam ingatan kita, peristiwa-peristiwa dimana mantan Kabareskrim itu membuat Mabes Polri kebakaran jenggot. Dalam kasus Antasari, Susno pernah hadir di PN
Jakarta Selatan tanpa seizin atasannya. Dan kesaksiannya itu menyudutkan institusi Polri.

Susno-lah tokoh yang memunculkan sebutan Cicak-Buaya. Ia pernah dililit isu menerima suap Rp10 miliar sebagai upah membantu pencairan dana Budi Sampoerna, bepergian ke Singapura menemui Anggoro Widjojo, dan melahirkan kriminalisasi terhadap Bibit dan Chandra, dan mungkin masih ada lagi peristiwa kontroversi lainnya.

Pertanyaan orang awam yang barangkali tidaklah sederhana: siapa sebenarnya Susno Duadji ? Apakah susno hanya mau mencari sensasi untuk membalas sakit hatinya karena diberhentikan sebagai Kabareskrim ?, atau ada skenario tertentu yang sedang dimainkan oleh kelompok tertentu?

Mudah-mudahan apa yang diungkap Susno semata-mata karena ingin membersihkan institusi Polri dari korupsi. Jika itu tujuannya, maka Susno layak untuk didukung oleh seluruh anak negeri. Dan aparat hukum agar segera mengusut semua pihak yang dituduhkan Susno. Jika kemudian terbukti bahwa tuduhan Susno itu benar atau salah, biarlah hal itu ditempuh melalui proses hukum.

Ir. Sarjito(sarjito_aceh@plasa.com)
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
6 Komentar
moch wahyudin
Rabu, 24 Maret 2010 | 17:26 WIB
inilah baru jewer kuping kanan kiri tiap yang ga mengerjakan tugas sewaktu di SD kahhhhh. sadar diri polri masih didukung rakyat ,bukan rakyat mendukung perwira nakalllll...
gusjoyo
Selasa, 23 Maret 2010 | 15:49 WIB
Tak usah heran, praktek korupsi terjadi di-mana2.
Bang Komen
Selasa, 23 Maret 2010 | 14:56 WIB
SUSNO ITU MAU CERITA MARKUS SUDAH LAMA DI MABES POLRI ATAU MARKUS BARU ADA SETELAH SUSNO DICOPOT ???
wak
Selasa, 23 Maret 2010 | 08:22 WIB
saat jadi tuan rumah kenapa gak bersih-bersih rumahnya...., giliran sudah dihuni orang baru kok baru mau bersih-bersih...., Cak iyo bae.....
zoyniko
Senin, 22 Maret 2010 | 22:11 WIB
okelah sekali ini aku salut sama susno, yg tadinnya aku benci banget dgn dia. semoga bukan dendam atau ada tekanan dari luar sampai susno berkata begitu.jika ini niat tulus susno yang pernah merasa berdosa pada republik ini, aku seratus persen mendukung susno. tapi andai ada politik jahat di balik itu go to hell aja susno.kita bisa mengganggap susno pahlawan, walau pahlawan kesiangan,dia pembrani walawpun kecil. melawan gorila2 kejam republik ini, aku bisa bangga dengan susno sebagai rakyat negara ini.. good luck susno
haris
Senin, 22 Maret 2010 | 15:19 WIB
masyarakat nga perlu bingung, karena apa yang disampaikan pak susno sdh jelas, tinggal diperiksa saja.. kalau benar maka yan salah hrs dihukum dan kau tdk terbukti pak susno hrs diproses hukum juga. Menurut saya lebih baik Bpk. Presiden SBY panggil susno, saya yakin pak susno akan patuh pd Presiden bila KAPOLRI memang sdh tdk sanggup/mampu lagi mengatasi ini. Terima kasih
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.