INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memberikan sinyal akan tetap mempertahankan suku bunga acuan (BI rate) pada level 6,5% pada kuartal I tahun ini.
"Belum ada kepentingan kita untuk mereview BI Rate" kata Pejabat Sementara Gubernur BI, Darmin Nasution di sela Rapat Koordinasi di Gedung Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (22/3).
Ia menuturkan, hal tersebut diambil karena melihat inflasi yang hingga saat ini masih dalam perkiraan, yakni lima plus minus satu. Sebagai Informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan, inflasi pada Januari sebesar 0,84%, sementara pada Februari terjadi inflasi sebesar 0,30%.
Darmin mengatakan, BI tidak akan terpengaruh meski beberapa negara seperti India telah menurunkan suku bunganya. Menurutnya, setiap negara pasti mempunyai pertimbangan sendiri dalam menetapkan suku bunga acuan. "Kalau suku bunga kita tidak perlu meniru negara lain. Kita punya pertimbangan sendiri, keadaan kita sendiri", tegasnya. [san/cms]