INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) tidak akan melakukan intervensi meski menahan rupiah pada level tertentu meski belakangan ini rupiah cenderung menguat.
"Kita tidak melakukan segala hal untuk membuat rupiah berhenti disatu titik atau dalam situasi naik atau turun kita tidak punya target harus sekian", kata ujar Pejabat Sementara Gubernur Indonesia, Darmin Nasution, saat ditemui di Kantor Kementrian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (22/3).
Seperti yang diketahui, pagi ini, nilai tukar rupiah menguat pada di level 9.122 per dollar AS. Nilai rupiah naik tipis tiga poin dibandingkan penutupan pada Jumat pekan lalu.
Darmin mengatakan, BI hanya akan pihaknya menjaga volatilitas nilai tukar rupiah. Tujuannya, agar pergerakan rupiah tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
"Kita tetap saja kalau soal nilai tukar, perhatian utama kita jangan volatilitasnya terlalu tinggi. Kita memang menjaga volatititasnya tinggi begitu saja", jelasnya. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !