Selasa, 29 Mei 2012 | 04:36 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ahmad Bagdja: Muktamar NU Bukan Pilkada!
Headline
Ahmad Bagdja - inilah.com
Oleh: R Ferdian Andi R
web - Senin, 22 Maret 2010 | 11:45 WIB
INILAH.COM, Makassar - Muktamar NU dinilai bukanlah ajang pilkada, pemilu legislatif maupun pemilu presiden. Oleh karenanya, tidak relevan memasang spanduk di ajang muktamar, apalagi hingga perang spanduk.

Hal demikian ditegaskan calon Ketua Umum PBNU Ahmad Bagdja yang memang tidak tampak satu pun spanduk dirinya di ajang Muktamar NU di Makassar, Senin (22/3). "Saya menganggap ini bukan pilkada, ini bukan pileg apalagi pilpres. Ini muktamar NU, jadi saya tidak menonjolkan spanduk," ujarnya.

Lebih dari itu, Bagdja menegaskan, pemasangan spanduk di arena muktamar NU justru tidak mencerminkan akhlaq NU dan para kiai. "Saya kira tidak cocok dengan akhlaq NU dan kiai. Toh, saya tidak takut dengan spanduk," cetusnya seraya menegaskan, dirinya tak perlu lagi memperkenalkan diri ke warga NU, karena sebagaian besar sudah mengenal dirinya.

Sebagaimana dimaklumi, ajang muktamar 32 NU di Makassar yang berlangsung 23-28 diramaikan dengan perang spanduk antarkandidat. Setidaknya tiga kandidat Ketua Umum PBNU terlibat perang spanduk yaitu KH Salahudin Wahid, KH Said Aqil Siradj, dan Slamet Effendi Yusuf. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.