Selasa, 29 Mei 2012 | 04:38 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tareqah An Nahdliyyah Bantah Keluar dari NU
Headline
istimewa
Oleh: suriani
web - Senin, 22 Maret 2010 | 12:48 WIB
INILAH.COM, Makassar - KH Habib Toha MA, Rais AAm Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh An-Nahdliyyah, membantah statemen Mudir Aam Habib Lutfi bin Ali Yahya terkait akan keluar dari NU jika Hasyim Muzadi terpilih
sebagai Rais Am.


Pernyataan Habib Toha dilontarkan saat menggelar jumpa pers di kediaman Syekh Sayyid A Rahim Assegaf Puang Makka, Jl Baji Bicara No 7, Makassar, Senin (22/3).

Diungkapkan, Mudir Aam Habib Lutfi bin Ali Yahya pernah mengatakan bahwa Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh An-Nahdliyyah akan keluar dari NU jika Hasyim Musadi terpilih sebagai Rais Aam NU. Saat itu, Mudir menggunakan nama Habib Thoha.

Menurut, Habib Toha, sebenarnya statemennya tidak begitu. Ia menegaskan, Ulama Tarekah dan NU adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan. Pasalnya, Ulama Tarekah dan NU ibarat nyawa dan jiwa.

"Menganggapi statemen keluarnya tarekah dari NU, kalau membawa nama organisasi, mestinya melalui musyawarah pleno ulama tareqah sebagai badan otonom NU," katanya.

Ia menambahkan, statemen seperti itu seolah-olah ada tendensi pribadi antara ulama tareqah dan Hasyim Muzadi. Padahal sebenarnya tidak ada.

"Saya yakin bahwa ulama NU masih ulama yang arif. Tidak mau mempertaruhkan diri dengan tiket, sebab pertanggung jawabnya bukan kepada Muktamirin tetapi kepada Allah SWT," ujarnya.

Meski demikian, ia menyatakan bahwa KH Hasyim Muzadi belum pantas untuk memimpin. Sebab masih ada yang lebih tua dari Hasyim. Misalnya, tua dalam ilmu, dedikasi dan popularitasnya.

Ia menambahkan, bahwa tarekah menginginkan NU dibawa ke khittah 26. Sebab, saat ini ulama NU banyak manfaatkan NU ke bukan semestinya. Kecintaan tarekah sebagai badan otonom (Banom) dari NU, sangat mengharap NU kembali ke asas semestinya, mengingat NU ke depan.

KH Habib Toha MA, juga didampingi Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Tarekah Annahdiyyah, Sekjen KH Muhammad Nasroni, Wakil Sekertaris Habib Husein, KH Said Lafif, Syekh Sayyid A Rahim Assegaf Puang
Makka, Ketua Dewan Mursyid Sulsel putra pendiri NU di Sulsel.[ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.