Minggu, 27 Mei 2012 | 17:48 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pemerintah Kaji Tawaran Liberalisasi Penerbangan
Headline
Hatta Rajasa - inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Rosdianah Dewi
web - Senin, 22 Maret 2010 | 13:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah tengah mengkaji tawaran liberalisasi sektor penerbangan. Sebab banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum menyetujui tawaran tersebut.

"Kita bahas itu (liberalisasi) agar bagaimana standarnya bisa setara dengan penerbangan lain," ujar Menko Perekonomian, Hatta Rajasa, di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/3).

Hatta mengatakan, pemerintah tidak bisa langsung meliberalisasi sektor penerbangan karena wilayah cakupan Indonesia sangat luas. Tapi ada kemungkinan, kata Hatta, empat bandara yang tergolong besar dipertimbangkan untuk liberalisasi. Tiga diantaranya yang disebut yakni Bandara di Medan, Jakarta dan Makasar. "Kita bahas itu (liberalisasi) agar bagaimana standarnya bisa setara dengan penerbangan lain," ucapnya.

Liberalisasi ini perlu karena pemerintah berpandangan, agar kompetensi dan pelayanan bandara di Indonesia semakin baik. Liberalisasi sendiri yang dibahas pemerintah adalah batas penerbangan yang frekuensinya tidak dibatasi. "Sistem penerbangan kita nantinya liberalisasi stand policy artinya hanya pada kota terbatas," ujar Hatta.

Hatta menjelaskan konsep liberalisasi yang tengah di susun itu semuanya belum final. Pemerintah sendiri belum menentukan bandara mana saja yang akan diliberalisasi. "Semua sedang disusun di Kementerian Perhubungan," jelasnya. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.