INILAH.COM, Jakarta - Kepolisian Sektor (Polsek) Metro Kalideres menduga sumber api yang menyebabkan kebakaran pabrik pembuat sandal Swallow berasal dari tumpukan bahan kimia.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Metro Kalideres, Inspektur Dua Herru YS saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (22/3), mengatakan dugaan penyebab kebakaran itu berdasarkan keterangan saksi dari pemilik pabrik dan karyawan PT Sinar Jaya Perkasa.
Saksi juga mengungkapkan, bahan kimia itu secara mendadak menimbulkan sumber api di sebuah gudang penyimpanan hingga cepat merambat ke bagian lain.
Keterangan kedua saksi mata itu berbeda dengan pernyataan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Bencana Alam DKI Jakarta, Paiman Napitupulu yang menyebutkan dugaan penyebab kebakaran akibat kesalahan manusia (human error).
Paimin menuturkan, dugaan adanya kesalahan manusia itu saat ada karyawan yang menghidupkan mesin forklift atau kendaraan pengangkut barang, kemudian terjadi arus pendek yang menimbulkan percikan api dan menyambar bahan kimia.
Selain itu, sumber api juga membakar karet bahan pembuat sandal, sehingga mempercepat proses kebakaran yang melalap bangunan pabrik. Paimin mengungkapkan dugaan itu berdasarkan hasil penyelidikan dari petugas pemadam kebakaran yang meminta keterangan dari saksi sekaligus korban pada insiden kebakaran pabrik Swallow itu.
Kanit Reskrim Polsek Metro Kalideres mengungkapkan, polisi mendapatkan kesaksian jarak antara forklift dengan tumpukan material kimia cukup berjauhan. Herru menjelaskan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri sudah melakukan olah tempat kejadian, namun belum ada hasilnya karena masih menunggu contoh dari beberapa jenis bahan kimia yang terbakar.
Polisi juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah manager perusahaan terkait dengan peristiwa kebakaran yang menewaskan empat karyawan itu. Penyidik akan memfokuskan pertanyaan seputar sistem pengamanan gedung dan data-data karyawan yang berada di lokasi kebakaran ketika insiden itu terjadi di dalam pabrik.
Sebelumnya, kebakaran pabrik PT Sinar Jaya Perkasa yang berlokasi di Jalan Kamal Raya Nomor 34, Kalideres, Jakarta Barat itu terjadi Kamis (11/3), menewaskan empat orang, yakni Rusli Karmoko, Liana binti Edi, Andriana, serta Parngat. [*/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !