INILAH.COM, Kendari - Soal Ujian Nasional (UN) SMA dan sederajat di Kendari, Sulawesi Tenggara sengaja dipalsukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dan telah beredar di kalangan siswa peserta ujian.
Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Sultra H Damsid di Kendari, Senin (22/3), mengatakan, dirinya telah mendapatkan laporan dari pihak kepolisian daerah setempat, bahwa telah ditemukan bocoran soal tersebut dari oknum pembuatnya.
"Soal tersebut di buat seolah-olah asli, dibuat dengan tiga pasword untuk menipu korbannya. Dan soal tersebut dijual dengan harga bervariasi antara Rp500 ribu hingga mencapai Rp6 juta rupiah," katanya. Ia menambahkan, saat ini pihak kepolisian sedang menyelediki siapa pembuat dan pengedar soal palsu tersebut.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisan setempat untuk mengungkap dan sekaligus menangkap pelaku pembuat dan pengedar soal palsu tersebut," tambahnya. Ia menjelaskan, untuk membedakan soal palsu dengan asli dapat dilihat dari kode soal yang tertera pada bagian bawah lembaran soal ujian nasional yang disediakan.
"Kemungkinan soal yang palsu tersebut masih beredar di Kota Kendari. Kami belum tahu dari sekolah mana yang beredar di masyarakat," ujar Damsid usai melakukan pemantauan pelaksaan ujian di beberapa sekolah di Kota Kendari.
Saat ditanya, identitas pelaku yang diduga membuat soal palsu, Damsid mengatakan hingga kini belum diketahui, namun ciri-ciri oknum yang dicurigai sudah ditangani pihak kepolisian setempat. [*/mut]