INILAH.COM, Jakarta - Seorang wanita dicampakkan dari halaman Facebook Perdana Menteri New Zealand John Key setelah menulis pesan antipenangkapan ikan paus, meskipun isinya tidak menyerang.
Rabu (10/3) lalu, Gibb Alesyia memposting di wall Facebook John Key pesan antiperburuan ikan paus yang menurutnya "sopan tapi terus terang".
Dalam beberapa jam, pesannya itu kemudian dihapus dan ia diputus pertemanannya di Facebook.
Gibb tidak menyimpan salinan pesan pendek itu tapi dia ingat kata demi kata.
"Tidak ada penangkapan ikan paus dalam kondisi APAPUN yang bisa didukung oleh pemimpin terpilih Selandia Baru. Jika melakukan itu akan bertentangan dengan prinsip-prinsip teguh yang dipegang mayoritas warga Selandia Baru. Saya mendorong Anda untuk mendengarkan orang yang memilih untuk diwakili oleh Anda," katanya menyangkut apa telah dia tulis.
"Hanya itu, langsung ke permasalahan dan tidak kasar. Aku tak pernah berfikir pendapat saya itu bisa dianggap tidak cukup ramah," katanya.
Gibb yang penggemar halaman Facebook "I Love NZ", "All Blacks" dan "Ayn Rand", merupakan salah satu dari sekitar 5.000 teman Facebook Key.
Kantor Key belum menjawab menyangkut persoalan itu. Key memiliki baik "halaman" dan "orang" di Facebook, di mana ada yang terbuka untuk umum dan yang tertutup untuk teman-temannya saja.
Sementara halamannya telah memiliki lebih dari 19.000 penggemar.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !