INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) bisa memenuhi kewajibannya membayar kupon bunga obligasi ke 9 dan 12 tahun 2007.Saat ini BEI belum akan memanggil manajemen FREN. Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Eddy Sugito mengatakan, BEI belum akan memanggil manajemen FREN. Jawaban FREN dari keterbukaan informasi dinilai sudah cukup. FREN juga diharapkan bisa membayar kupon bunga obligasinya.
"Mesti ada kesepakatan untuk pemegang obligasinya. FREN harus membayar dan menyelesaikan kewajibannya," kata Eddy, Senin (22/3).
BEI akan mengamati perkembangan pembayaran bunga obligasi FREN. Diharapkan penyelesaian kewajiban seusai janji FREN. Seperti diketahui BEI menghentikan sementara perdagangan saham FREN sejak dua minggu lalu. Saham FREN disuspensi terkait penundaan pembayaran bunga obligasi FREN yang jatuh tempo pada 15 Maret lalu.
Sekretaris Perusahaan FREN Chris Taufik menuturkan, pihaknya akan menggenjot penjualan untuk membayar kupon bunga obligasi FREN dalam 14 hari. [san/cms]