inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Saksi Golkar Juga Sebut Cek Miranda Untuk Kampanye

Headline
Miranda S Goeltom - inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Santi Andriani
Senin, 22 Maret 2010 | 16:40 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Alasan cek perjalanan sebagai bantuan kampanye pemilihan presiden 2004-2009 juga disebut anggota Fraksi Golkar. Hal itu terungkap dari kesaksian TM Nurlif dan Antony Zeidra Abidin di Pengadilan Tipikor.

"Itu (pemberian cek perjalanan) untuk melaksanakan kampanye Pilpres. Tidak ada pikiran itu terkait pemilihan Miranda S Goeltom," sebut Teuku Muhammad Nurlif ketika bersaksi untuk terdakwa Hamka Yandu di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin(22/3).

Teuku Muhammad Nurlif sendiri yang kini anggota Badan Pemeriksa Keuangan menerima cek perjalanan sebesar Rp550 juta.

Kesaksian yang sama pun keluar dari mulut Antony Zeidra Abidin. Antony bahkan sebelumnya sudah pernah menceritakan perihal kesulitan keuangannya kepada Hamka Yandu sehingga cek itu dinilainya merupakan pinjaman.

"Saya cerita ke Pak Hamka Yandu, saya punya kegiatan di Golkar yang butuh dukungan (dana) lalu dua bulan kemudian Pak Hamka Yandu memenuhi, katanya Pak ini untuk memenuhi kebutuhan itu," beber Antony.

Jawaban Antony sempat membuat Hakim anggota Duduh Duswara tidak puas dan mencecar kembali Antony. Namun Antony tetap pada keterangannya bahkan menambahkan bahwa uang sebesar Rp500 juta itu adalah pinjaman dari Hamka Yandu.

Sementara, Asep Rohimat Sudjana mengaku menerima cek perjalanan sebesar Rp150 juta juga dari Hamka Yandu langsung. "Pak Hamka bilang, ini rejeki pak," pungkasnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.