INILAH.COM, Jakarta - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) mencatatkan penurunan laba bersih konsolidasi 2009 sebesar 35,89% dari Rp439,516 miliar menjadi Rp281,766 miliar.
Direksi SGRO mengungkapkan, penurunan laba bersih ini lantaran penjualan perseroan turun drastis 20,67% dari Rp2,288 triliun menjadi Rp1,815 triliun. Namun, beban pokok penjualannya berhasil turun 19,57% dari Rp1,512 triliun menjadi Rp1,216 triliun.
Perseroan pun mencatat beban penghasilan lain-lain dari untung Rp20,305 miliar berubah menjadi rugi Rp50,678 miliar. Hal ini disebabkan adanya kerugian penjualan aset tetap dari posisi untung Rp1,671 miliar menjadi rugi Rp1,029 miliar.
"Kami juga menderita rugi selisih kurs yang melonjak 165,75% dari Rp7,630 miliar kini menjadi Rp20,277 miliar," ungkap direksi SGRO kepada BEI, Senin (22/3).
Hingga 31 Desember 2009, aset SGRO naik tipis dari Rp2,156 triliun menjadi Rp2,261 triliun, serta saldo laba bersihnya mencapai Rp1,552 triliun. [san/cms]