INILAH.COM, Jombang- Tidak dibawanya Verry Idham Henyansyah alias Ryan ke rumahnya di Dusun Maijo, Desa Jatiwates, Kecamatan Temebelang, Jombang, Jawa Timur, saat penggalian pencarian jenazah membuat warga kecewa.
Padahal warga yang sejak pagi sudah berbondong-bondong berdatangan ingin melihat secara langsung wajah sang jagal dengan korban 11 orang tersebut.
"Waduh, gak isok ndelok wajahe (tidak bisa melihat wajahnya) Ryan," teriak sejumlah warga yang melihat tim penyidik melakukan penggalian di sekitar rumah Ryan, Kamis (31/7).
Sedikitnya ada dua tempat yang dibongkar tim gabungan Polda Jawa Timur dan Polres Jombang. Dua tempat itu adalah pekarangan belakang rumah dan kamar pribadi pemuda Ryan, yang dimulai sejak sore tadi. Bahkan, polisi sempat menjebol lantai kamar mantan guru ngaji ini.
Namun kali ini petugas harus pulang tanpa membawa hasil. Hal sangat berbeda dengan pembongkaran yang dilakukan tahap pertama dan kedua.
"Kami belum bisa menemukan korban lain," kata AKBP Susanto, Kasat Pidum Polda Jatim. [beritajatim/R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !