INILAH.COM, Jakarta - Pelaku pasar diharapkan tidak langsung percaya oleh maraknya penipuan yang mengatasnamakan Bapepam-LK.
"Ada Bapepam Oknum dan Bapepam Bodong," ujar Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany, dalam jumpa pers di kantornya, Senin (22/3).
Fuad menyatakan, maraknya penipuan yang mengatasnamakan instansinya, dilakukan oleh kompolotan penipu handal yang teroganisir. "Seringkali penipuan mengatasnamakan saya atau kepala biro yang lain. Umumnya mereka meminta uang dengan dalih meminjam dana dahulu, agar proses administrasi di Bapepam lancar," ujarnya.
Ia mengaku heran dengan aksi komplotan tersebut. Pasalnya, mereka mengetahui benar perusahaan mana saja yang akan melaksanakan penawaran saham perdana ke publik (initial public offering /IPO).
Kepala Bapepam ini mengklaim, selalu mengingatkan emiten atau perusahaan perusahaan yang akan berurusan dengan Bapepam untuk tidak melayani pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang kerap kali memanfaatkan namanya atau instansi yang dipimpinnya. [mre]