INILAH.COM, Jakarta - TNI dan Angkatan Tentara Malaysia (ATM) akan menyelenggarakan Latihan Gabungan Bersama Malaysia-Indonesia Darat Samudera Angkasa (Latgabma Malindo Darsasa) 7AB/2010.
Berdasarkan keterangan pers yang diterima INILAH.COM, Jakarta, Senin (22/3), Latgab itu mulai dilakukan pada 25 Maret hingga 11 April dalam bentuk Geladi Posko dan Geladi Lapangan yang berlokasi di wilayah Melaka dan sekitarnya. Latgab itu bertujuan untuk melatih CJTF-CT yang dibentuk dalam rangka meningkatkan kerjasama, pengertian dan profesionalisme di antara kedua pasukan ATM dan TNI beserta komponen lainnya.
Dasar penyelenggaraan latihan ini adalah hasil keputusan Sidang High Level Committee (HLC) ke-3, tanggal 10 Mei 2007 di Jakarta tentang persetujuan Direktif Latgabma Malindo Darsasa-7AB/2010. Latgabma Malindo Darsasa ini diselenggarakan sebagai impelementasi strategi penanggulangan untuk menghadapi kemungkinan terjadinya serangan teroris yang dapat mengganggu stabilitas keamanan wilayah Indonesia dan Malaysia.
Selain itu Latgabma Malindo Darsasa-7AB/2010 juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan kedua angkatan bersenjata dari kedua negara untuk melaksanakan kerjasama dalam operasi penanggulangan terorisme. Sekaligus menguji Protap Malindo 16 dan 18 tentang menangani keganasan/penanggulangan terorisme.
Latihan akan dilaksanakan di wilayah yang menurut perkiraan intelijen paling mungkin terjadi serangan teroris, sehingga diharapkan dapat memberikan daya tangkal. Serangan teroris yang paling mungkin adalah pembajakan kapal di Selat Malaka yang merupakan jalur pelayaran terpenting di dunia, pesawat terbang milik Indonesia yang melintas di atas wilayah udara Malaysia dan Hotel di Melaka. Dalam pelaksanaannya latihan akan diawali dengan Geladi Posko-1 dan dilanjutkan Geladi Lapangan. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !