INILAH.COM, Jakarta -Seorang gadis menjadi korban perkosaan di pinggir tol Kebon Jeruk, Jakarta. Dia ditolong warga dan diserahkan ke kantor polisi, Senin (22/3).
Gadis itu berisial SR. Usianya masih 14 tahun. Dia mengaku berasal dari Sukabumi, Jawa Barat.
Kepada polisi, gadis itu mengaku telah menjadi korban perkosaan. Pelakunya seorang pemuda yang tak jelas identitasnya.
Dia juga mengaku, kejadian berlangsung di sebuah lahan kosong, tak jauh dari tol Kebon Jeruk.
Saat kejadian, korban sempat berontak dan berteriak minta tolong. Tapi lehernya dicekik hingga meninggalkan bekas hitam.
Ketika ditanya kenapa si gadis berada di kawasan itu, dia mengaku bahwa dirinya kabur dari rumahnya dari Desa Cigawir, Kecamatan Purabaya, Sukabumi.
Dia meninggalkan rumah hari minggu siang (21/3). Alasannya, karena si gadis menolak disuruh kakeknya menikah dengan lelaki tetangganya yang berumur 28 tahun.
"Saya gak mau, tapi dipaksa. Ya, lebih baik saya minggat," kata gadis yang mengaku hanya lulus SMP kelas satu di Sukabumi itu.
Petugas Polsek Cipondoh tidak bisa menindak-lanjuti kasus perkosaan tersebut dengan alasan TKP-nya di Kebon Jeruk.
Polisi hanya akan memanggil orangtua korban dan melimpahkan kasusnya ke Polsek Kebon Jeruk. Hingga berita ini diturunkan, orangtua korban belum datang. Sementara gadis SN masih berada di kantor polisi.[*/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !