INILAH.COM, Jakarta - Melihat banyaknya korban tewas di tangan Very Idham Henyansah alias Ryan (30), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Mar'uf Amin berpendapat pelaku pembunuhan berantai yang menewaskan 11 orang memang pantas dihukum mati.
"Kami sangat terkejut mendengar ada kasus seperti ini. Kok anak ini tidak punya hati. Sebab manusia manapun biasanya punya rasa iba atau rasa bersalah. Dia ini kok tidak punya perasaaan-perasaan yang sangat manusiawi. Jadi biarkan saja dia dihukum seberat-beratnya. Dia pantas dihukum mati," ujar Mar'uf kepada INILAH.COM, Jumat (1/8).
Menurutnya, sinyalemen dari Polri maupun Kejagung bahwa Ryan bisa dituntut hukuman mati sudah sewajarnya. Polisi diharapkan terus mengusut kasus ini secara tuntas dan harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Ryan itu sepertinya jiwanya itu sakit. Kalau ada ajaran agama disebut bahwa ada sakit di dalam hatinya. Sehingga seperti yang kita dengar bersama-sama perkembangan beritanya, bahwa anak ini bisa dengan maniak dan sadis membunuh banyak orang," kata Ma'ruf.
Untuk para orangtua, Ma'ruf berpesan agar lebih berhati-hati dan bisa sangat mencermati perkembangan perilaku anak-anaknya. Nilai-nilai agama dalam keluarga harus dikuatkan. Sehingga anak-anak bisa lebih mengendalikan diri, lebih sabar, punya keikhlasan, dan hatinya damai.[L3]