inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Sperma Sedikit Gara-gara Kedelai

Headline
scienceprogress.org
Oleh: Tiara Anisa, Kontributor IN
Sabtu, 2 Agustus 2008 | 03:54 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Mengkonsumsi setengah porsi makanan mengandung kedelai dalam sehari bisa menurunkan jumlah sperma dan berperan dalam ketidaksuburan pada pria, terutama pria gemuk.

Kesimpulan ini berasal dari laporan para peneliti dari Harvard University. Meski alasan keterkaitan antara kedelai dan penurunan produksi sperma sebenarnya masih belum jelas, tetapi para peneliti memperkirakan bahwa kedelai meningkatkan aktivitas esterogen, yang berefek negatif pada produksi sperma dan bercampur dengan hormon lainnya.

Dr Jorge Chavarro, peneliti dari Harvard School of Public Health, mengatakan bahwa estrogen dan isoflavones sangat jelas memiliki hubungan dengan kesuburan dan gangguan reproduksi.

Hasil penelitian pada hewan menunjukkan bahwa isoflavones dan esetrogen sangat berpotensi menimbulkan efek negatif terhadap reproduksi, termasuk menurunkan tingkat kesuburan. Namun demikian Chavarro mengatakan baru memiliki sedikit bukti mengenai hal ini pada manusia.

Pada penelitiannya, Chavarro mengumpulkan data dari 99 pria. Mereka diminta mengkonsumsi 15 jenis makanan berbahan dasar kedelai dan dimakan dalam waktu tiga bulan. Seperti tofu, saus kedelai, burger, susu kedelai, keju, yogurt, dan es krim.

Karena setiap makanan memiliki kadar isoflavones berbeda-beda, setengah porsi kedelai sama dengan satu cangkir susu kedelai, atau satu porsi tofu,, dan burger kedelai.

Hasil penelitian menunjukkan, pria yang mengkonsumsi kedelai lebih banyak memiliki sperma lebih sedikit, yakni 41 juta per mililiter semen jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi kedelai. Dalam keadaan normal jumlah sperma rata-rata adalah 80-120 juta per mililiter, berdasarkan siaran pers dari jurnal bulanan yang dipublikasikan oleh European Society for Human Reproduction and Embryology.

Selain itu para ahli juga menemukan bahwa kaitan antara konsentrasi sperma dengan kedelai sangat kuat bagi mereka yang memiliki berat badan lebih atau penderita obesitas. Karena pada pria yang memiliki kelebihan berat badan, produksi esterogennya lebih banyak jika dibandingkan dengan pria kurus. Dan kedelai sangat cepat meningkatkan jumlah esterogen. [L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.