INILAH.COM, Probolinggo Walaupun Polresta Probolinggo, Jawa Timur, kini tengah menyelidiki peredaran video mesum yang konon dilakukan dua siswa SMAN IV setempat, warga Kota Probolinggo justru penasaran mencari video berdurasi 36 detik itu.
Tanto, salah satu penjual ponsel di kawasan Jl Dr Sutomo, mengaku, sejak beredar kabar adanya video mesum itu, konternya kerap didatangi kaum pria, baik tua maupun muda, yang ingin mengunduh video tersebut. Bahkan, hingga Minggu (3/8) malam, sudah ratusan orang yang datang ke konternya.
"Wah pokoknya banyak yang tanya mas. Ya, saya jawab saja kalau saya ndak punya video itu. Wong memang saya ndak nyimpan kok," katanya, Senin (4/8).
Sementara itu, Habib Hadi bin Muhammad Alhabsyi, pengasuh PP Riyadlus Sholihin Ketapang, Kota Probolinggo, meminta jajaran Polresta dan Dinas Pendidikan Kota Probolinggo, untuk segera mengambil tindakan. Minimal dengan mengadakan razia ponsel.
"Jangan sampai moral anak-anak didik kita rusak gara-gara gambar itu. Saya meminta kepada kepolisian maupun dinas pendidikan segera mengambil tindakan," katanya.
Kasat Reskrim Polresta Probolinggo AKP Hadi Prayitno mengatakan, pihaknya kini telah membentuk tim untuk mengusut kasus peredaran video mesum tersebut. Ada dua persoalan yang rencananya akan diselidiki jajarannya. Yakni siapa dua siswa yang sedang berbuat mesum itu, serta siapa orang yang mengedarkan gambar tersebut.
"Selain kedua pemain dalam video itu, kita juga akan tangkap pelaku penyebaran video itu," sambung Hadi. [beritajatim/R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !