INILAH.COM, Jakarta - Potensi kaum muda dalam kancah perpolitikan nasional kian bergulir kencang. Terlebih lagi dalam pentas suksesi kepemimpinan nasional. Paling tidak bisa memanas-manasi PDIP dan Partai Golkar.
"Para generasi muda PKS bisa memanas-manasi generasi muda di Golkar dan PDIP untuk melakukan perubahan internal terkait regenerasi partai. Sebab, citra perubahan ada di kaum muda," kata Sekretaris FPKS Mustafa Kamal dalam peluncuran Perhimpunan Generasi Baru (PGB) di Senayan, Jakarta, Selasa (5/8).
Menurutnya, karena suara PKS belum mencapai 20 persen di parlemen, maka capres muda baru sebatas diwacanakan. Namun berbeda halnya dengan Golkar dan PDIP yang memiliki suara lebih dari 20 persen di parlemen. Sehingga Golkar dan PDIP sebenarnya bisa melakukan tindakan politik nyata untuk mencalonkan presiden muda atau tidak.
"Mudah-mudahan pada Pemilu 2009 ini PKS dapat meraih suara yang signifikan. Kalau sudah dapat 20 persen suara, kami tidak akan berwacana, tapi langsung aksi mencalonkan presiden muda," tandasnya.[L3]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !