INILAH.COM, Jakarta - Setelah disetujuinya pemegang saham, kini manajemen PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) memastikan akan membagi dividen interim sebesar Rp210 per saham setara Rp1 triliun.
"Kami akan membagikannya pada pertengahan tahun ini setelah transaksi penjualan semuanya beres," Kata Direktur Utama MPPA, Benjamin J Mailool usai RUPSLB Independen di Jakarta, Jumat (26/3)
Benjamin memaparkan, seharusnya dividen yangdiberiikan sebesar Rp209,925 per saham dari jumlah saham yang beredar saat ini mencapai 4.763.605.500 saham. "Namun, kita bulatkan menjadi Rp210 per saham," urainya.
Setelah mendapatakan dana dari penjualan Matahari Departemen Store akan dialokasikan sebesar Rp900 miliar untuk pengembangan bisnis Hypermart. [san/cms]