INILAH.COM, Semarang - Ketua Umum Partai Matahari Bangsa (PMB) Imam Addaruqutni menilai bahwa calon presiden yang bertitel kesarjanaan hanya merupakan persyaratan sekunder. Memilih capres lebih utama adalah integritasnya.
"Itu persyaratan sekunder yang primer adalah integritas calon presiden," kata Imam di Semarang, Rabu (6/8).
Penilaian Imam itu, terkait pernyataan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring yang mengungkapkan, selain berumur "balita" (bawah lima puluh tahun) capres yang akan diusung partainya bertitel Doctor of Philosophy alias PhD.
Menurut Imam, yang terpenting adalah kinerja seseorang. Oleh karena itu, partainya tidak membicarakan soal titel untuk calon presiden PMB pada pemilu 2009. "Dalam Islam pun yang penting adalah bekerja yang benar agar rakyat bisa menikmati hasilnya," imbuhnya.
PMB telah mengeluarkan rekomendasi nama 13 tokoh yang berpeluang masuk bursa kepemimpinan nasional dan dianggap layak dicalonkan sebagai presiden dan wakil presiden pada pemilu 2009.
Ke-13 tokoh tersebut adalah Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Ketua Umum PMB Imam Addaruqutni, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah M Amien Rais, Mensesneg Hatta Radjasa, mantan Menteri Agama Malik Fajar, dan Ketua PP Aisyiah Chamamah Suratmo.
Selain itu mantan Ketua DPR Akbar Tandjung, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, tokoh muda Muhammadiyah Jefrie Geovanie, Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas, Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Ashiddiqie, mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Hajriyanto Y Tohari, dan Kapolri Jenderal Polisi Sutanto.[*/L6]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !