INILAH.COM, Jakarta - Sepertiga dari kesulitan mendapatkan keturunan disumbang oleh masalah reproduksi pria. Berangkat dari itu, beberapa hal dianjurkan untuk dilakukan sebagai aksi awal menghindari masalah yang lebih besar.
Untuk pria yang sudah berumur sebaiknya meninggalkan kebiasaan menggunakan obat kuat. Sebuah riset di Irlandian menunjukkan, obat penambah perkasa bercinta itu dapat mengurangi kemampuan sperma membuahi sel telur.
Gunakan bantalan laptop di pangkuan agar panasnya tidak langsung mengenai alat kelamin terutama testis. Dalam bahasa medisnya adalah scrotal hyperthermia, atau kira-kira memanggang scrotum alias kantung zakar.
Pemanasan dari batere laptop setara dengan berendam di air panas. Keduanya sudah terbukti mengurangi jumlah sperma.
Mengenakan pakaian dalam ketat memang terlihat seksi, namun panas yang dihasilkan bahan pakaian spandex, lagi-lagi menjadi arena pengurangan jumlah sperma dan membuatnya lamban bergerak.
Di luar perkara teknis yang terkait dengan testis, peneliti Israel mengatakan beban pekerjaan atau kurang sukses mempengaruhi kesuburan pria. Selain itu bahan kimia yang terkandung dalam pembasmi nyamuk yang disemprotkan atau dibakar tiap malam mengurangi kadar hormon testosteron. Ujung-ujungnya dapat mengganggu produksi sperma. [L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !